Slogan Rembang BANGKIT masih relevan
REMBANG - Di Hari Jadi ke-284 Kabupaten Rembang, slogan kota garam kembali ke Rembang BANGKIT. Hal itu disampaikan oleh Bupati Rembang, Harno, saat talkshow Pakde Harno Menyapa Rembang, di Radio Citra Bahari FM, Senin (28/7).
Bupati mengatakan pada Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Rembang Nomor 9 Tahun 1992, slogan Rembang BANGKIT merupakan singkatan dari Bahagia, Aman, Nyaman, Gotong royong, Kerja keras, Iman dan Taqwa.
"Tahun 1992 slogannya Rembang BANGKIT. Ganti kepemimpinan ganti slogannya. Terus saya berpikir apakah slogan Gemilang saya ganti Harmonis? Dengan masukan dan saran dari banyak masyarakat, solusi yang ada kembalikan slogannya ke awal," imbuhnya.
Ia menambahkan usulan mengembalikan moto Rembang BANGKIT sudah direspon dengan baik oleh masyarakat. Pasalnya, banyak masukan yang masuk ke HPnya. Banyak yang cocok Rembang BANGKIT.
Harno mengungkapkan masyarakat menilai filosofi dan nilai-nilai yang terkandung di motto BANGKIT telah masuk dan sesuai budaya di ujung timur Pantura Jawa Tengah.
"Setelah saya pelajari dari perda itu kita mendambakan hidup Bahagia, Aman dan Nyaman dengan membudayakan Gotong royong, Kerja keras disertai Iman dan Taqwa," tuturnya.
Selain itu, motto Rembang BANGKIT masih relevan digunakan pada saat ini.(Masudi/CBFM)