3 bulan ke depan, 69 PNS akan purna tugas
REMBANG - 69 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, akan memasuki masa pensiun. Pasalnya, mereka telah mengikuti pembekalan teknis bagi PNS yang akan memasuki pensiun, di Pendapa Museum RA. Kartini, pada Rabu (1/7/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang, Mardi mengatakan 77 pegawai yang memasuki masa pensiun itu terbagi dalam 3 periode dengan rincian 25 orang pensiun pada Agustus, 24 orang akan pensiun pada Oktober dan 20 orang akan pensiun pada Oktober 2026.
"Jadi, 3 bulan ke depan periode Agustus sampai Oktober ada 69 ASN yang pensiun. Di jabatan struktural ada 7 orang (yang pensiun) baik itu eselon II, eselon III dan eselon IV," imbuhnya.
Mardi yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan menerangkan pejabat yang akan purna tugas di antaranya Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Sri Jarwati, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Mochamad Sofyan Cholid dan Camat Pancur, Sutarwi.
Bupati Rembang, Harno menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para peserta pembekalan, sebanyak 68 orang, yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan dedikasi dan pengabdian panjang dalam melayani masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di Kabupaten Rembang.
"Atas nama Pemkab Rembang, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak dan Ibu. Semoga masa purna tugas kelak menjadi masa yang penuh kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan,” tuturnya.
Bupati mengungkapkan para pegawai yang akan pensiun telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah, menjaga roda pemerintahan tetap berjalan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Harapannya ASN yang purna tugas menurut Bupati tetap produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar, baik melalui kegiatan sosial, kewirausahaan, keagamaan, maupun peran aktif di masyarakat.
Harno mencontohkan aparatur pemerintah ini setelah purna dapat mengabdi di masyarakat dengan menjadi kepala desa atau anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.(Masudi/CBFM)