Pemkab jemput jamaah haji sapu jagad

Pemkab jemput jamaah haji sapu jagad

REMBANG - 2 jamaah haji asal Kabupaten Rembang, Selasa (30/6/2026), dijemput oleh Pemerintah Kabupaten Rembang. Jamaah haji 2026 yang pulang terakhir itu dijemput oleh Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Rembang, Dinas Kesehatan didampingi Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Rembang.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Rembang, Maruli Dwi Ronisa mengatakan pihaknya melakukan fasilitasi 2 jamaah haji dengan rincian 1 jamaah asal Kecamatan Sarang yang tergabung dalam kloter 81 sesuai jadwal kepulangan dan 1 jamaah Kelompok Terbang (Kloter) 47 akibat tanazul akhir (tertunda kepulangan karena sakit) dirawat di Rumah Sakit di Arab Saudi.

“Tugas kami fasilitasi pemberangkatan dan penjemputan. Untuk pemberangkatan sudah selesai. Untuk pemulangan, kemarin kami sudah memulangkan Kloter 29 ada 2 jamaah, Kloter 46, 47, 48 dan 49. Ini yang tersisa masih 2 jamaah,” imbuhnya.

Ia menambahkan kondisi jamaah Kloter Sapu Jagad dalam keadaan sehat. Sedangkan jamaah haji tanazul akhir dimungkinkan masih ada kendala dalam kesehatan.

Maruli mengungkapkan 2 jamaah ini akan difasilitasi oleh Pemkab Rembang diantar sampai di depan pintu. Dijadwalkan sampai Debarkasi Donohudan 16.40 WIB dan diperkirakan sampai di rumah pada tengah malam.

Jumlah Jemaah Calon haji (JCH) dari Rembang, yang berangkat ke Tanah Suci menurut Maruli mengalami peningkatan. Pasalnya, pada 2025 hanya 878 orang namun pada 2026 ini menjadi 1.085 orang.

“Total kami kemarin memberangkatkan 1.081 jamaah plus 6 Petugas Haji Daerah. Dari 1.081 jamaah, wafat 3. 1 wafat di Tanah Suci dan 2 wafat di Tanah Air,” bebernya.

Sebelumnya, pada 28 Mei 2026, Timbul Budiyono Marzuki dari Lasem, wafat di Tanah Suci.

Sementara itu Sudartik warga Kecamatan Pamotan dan Dasumi warga Kecamatan Kragan wafat saat pesawat mendarat di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali.(Masudi/CBFM)

Buffering ...