Bupati buka TMMD Pondokrejo
BULU - Bupati Rembang, Harno, Rabu (15/7/2026), membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Desa Pondokrejo, Kecamatan Bulu, itu dibuka dengan pemukulan gong.
Bupati Harno mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Rembang, pihaknya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya KODIM 0720 Rembang, yang secara konsisten bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan melalui program TMMD.
“Program ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Ia menambahkan TMMD merupakan program strategis yang mengintegrasikan kekuatan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui kegiatan fisik maupun nonfisik, TMMD diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, memperkuat konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kualitas hidup warga desa.
Pasalnya, pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD hendaknya tidak hanya dipandang sebagai pembangunan sarana dan prasarana semata, tetapi juga sebagai investasi sosial yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena infrastruktur yang semakin baik akan membuka akses pendidikan, kesehatan, pertanian, perdagangan, serta berbagai sektor produktif lainnya yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan penyuluhan dan pembinaan yang diberikan selama pelaksanaan TMMD. Karena edukasi mengenai wawasan kebangsaan, ketahanan pangan, kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat merupakan bekal penting dalam membangun desa yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.
Kepada seluruh masyarakat Desa Pondokrejo, Bupati berharap dapat berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan TMMD. Semangat gotong royong yang telah menjadi jati diri bangsa harus terus kita pelihara sebagai modal utama dalam membangun desa. Dengan kebersamaan, segala tantangan akan lebih mudah kita hadapi. Harapannya melalui TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 ini, mari kita perkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pemerataan pembangunan serta mempercepat terwujudnya Kabupaten Rembang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Harno menerangkan kegiatan dengan anggaran Rp 354,26 juta —- hasil sharing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah senilai Rp 204,26 juta dan APBD Kabupaten Rembang senilai Rp 150 juta —- itu diwujudkan dengan pembangunan rabat beton sepanjang 590 meter kali 2,5 meter dan gorong-gorong sepanjang 5 meter.
Kepala Desa Pondokrejo, Edi Subodo mengucapkan terima kasih karena sangat terbantu dengan adanya program ini. Pasalnya, jalan yang dibangun merupakan jalur alternatif jalan tengah penghubung Pondokrejo dengan Desa Seren, Kecamatan Sulang. Sehingga apabila warga ke Sudo / Seren, tidak memutar ke Desa / Kecamatan Sulang atau ke Desa / Kecamatan Sumber.
“Jalan ini kondisinya masih berupa tanah dan jalan berbatu belum pernah dilalui mobil. Nanti aksesnya dibuka diperlebar. Sehingga bisa menuju ke Desa Sudo. Akses ini sangat penting untuk mengangkut bahan baku pertanian,” bebernya.
Karena bersamaan dengan prosesi sedekah bumi, dalam kegiatan tersebut masyarakat melakukan kirab hasil bumi dari gapura pintu masuk sampai lokasi TMMD yang digunakan pentas seni ketoprak dari luar daerah. Dalam kesempatan itu Bupati mengambil buah-buahan dari gunungan yang berada di lokasi pembukaan TMMD.(Masudi/CBFM)