TMMD Pelemsari ditutup

TMMD Pelemsari ditutup

SUMBER - Pelaksanaan TNI Membangun Masyarakat Desa (TMMD) sengkuyung tahap III, di Desa Pelemsari, Kecamatan Sumber, ditutup. Hal itu ditandai dengan pemotongan pita oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0720 / Rembang, Letkol ARM Winner Fradana Dieng, di lokasi sasaran TMMD, pada Kamis (21/8).

Dandim 0720/ Rembang mengatakan kegiatan yang digelar selama 30 hari mulai 23 Juli sampai 21 Agustus 2025 tersebut diisi kegiatan pembuatan jembatan 6 meter, rabat jalan 155 meter dan talud jalan 68 meter.

"Bersyukur hari ini kami bisa menutup TMMD di bulan ini masalah sasaran ada dua, sasaran fisik sama non fisik, fisiknya mulai jalan, talud kanan kiri, sampai jalan menuju ujung. Memang tadi kita mengobrol kalau ini masih perlu dilanjutkan ke dalam sana, tetapi karena program kita dengan waktu dan anggaran yang terbatas kita sampai sini, tetapi itu sudah cukup untuk membuka jalur perekonomian, akses yang bisa memudahkan warga," imbuhnya.

Ia menambahkan dalam kegiatan itu diisi sasaran non fisik berupa penyuluhan pendidikan pendahuluan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian dan ketahanan pangan, penyuluhan Keluarga Berencana, pemberdayaan anak dan stunting serta penanaman pohon.

Letkol ARM Winner Fradana Dieng menerangkan dipilihnya desa Pelemsari sebagai sasaran TMMD karena beberapa faktor di antaranya kemiskinan ekstrem, akses yang kurang memadai. Pasalnya, akses menuju pemukiman yang awalnya jalannya masih batu-batu tidak bisa dilewati mobil dan kondisi jembatannya putus. Di samping itu sudah beberapa tahun akses jalannnya belum pernah tersentuh sama pembangunan khususnya pembangunan dari kabupaten.

"Pemilihan desa melalui proses yang tidak mudah, ada saran-saran dari kepala desa dari lintas sektor, semua menyarankan dan salah satunya terpilih di Pelemsari," ujarnya.

Kondisi saat ini, setelah dibangun melalui TMMD menurut Letkol ARM Winner Fradana Dieng alat pertanian sudah bisa lewat menggunakan jalan ini. Karena jalan dan jembatan sudah relatif agak datar. Sebelumnya dalam kondisi curam berbahaya bagi masyarakat yang menggunakan sepeda, sepeda motor dan kendaraan lainnya.

Mantan Kepala Departemen Taktik Pusat Pendidikan Artileri Medan ini mengungkapkan dengan selesainya TMMD, diharapkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Rembang.

Kepala Desa Pelemsari, Maspin menyampaikan diusulkannya pembangunan jembatan melalui TMMD karena jalan penghubung antara jalur antar kecamatan Kaliori, Sumber, Bulu dan Sulang ke perumahan penduduk itu kondisinya terjal.

"Dulunya pernah dibangun tetapi longsor. Sehingga tidak bisa dilewati. Karena rusak berat," bebernya.

Maspin mengaku berterima kasih kepada TMMD karena bisa membantu pembangunan di desanya.(Masudi/CBFM)

Buffering ...