Gus Hanies : “ Pemuda Pelopor Harus Hadir Nyata di Tengah Masyarakat”
REMBANG - Wakil Bupati Rembang, M. Hanies Cholil Barro' memberikan apresiasi 10 pemuda pemudi finalis pemilihan pemuda pelopor tingkat Kabupaten Rembang tahun 2026 yang berlangsung di Sanggar Budaya kompleks Pendapa Museum Kartini Rembang pada Selasa pagi (26/5).
Wakil Bupati Rembang M Hanies Cholil Barro mengatakan, pemilihan pemuda pelopor bukan soal juara. Atau mencari yang lebih baik. Tetapi 10 finalis yang sudah mendaftar kali ini semua terbaik. Karena sudah bersusah payah meluangkan waktu dan tenaga untuk memenuhi semua persyaratan dari kementerian.
"Menurut saya pemuda pelopor bukan soal keterkenalan saja, tetapi hadir nyata di tengah masyarakat. Kami dan kita semua meyakini pembangunan di sebuah daerah tidak melulu dilakukan jajaran pemerintahan saja. Tetapi andil dari pemuda pemudi memiliki efek yang sangat kuat untuk pembangunan di Kabupaten Rembang,” bebernya.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang, M Sholchan menjelaskan peserta yang terpilih harus terverifikasi secara nyata hadir menjadi pelopor di lingkungan tempat tinggalnya.
“Pemuda pelopor harus benar-benar terbukti secara waktu dan tempat menjadi pelopor, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala desa. Tidak semua orang bisa sampai ke tahap ini. Selama pendaftaran ada seleksi administrasi kita ambil dua terbaik di masing-masing bidang,” kata Sholchan.
Dengan demikian mereka yang terpilih akan menjadi role model pemuda pelopor tahun 2026.
“Jadi yang mengikuti merupakan peserta benar-benar role model terbaik akan kita tampilkan di hadapan dewan juri. Semoga dengan kepeloporan ini bisa membantu pembangunan di masing-masing bidang di Kabupaten Rembang,” jelasnya.
Pemenang pemuda pelopor 2026 tingkat Kabupaten Rembang, selanjutnya akan mewakili Kabupaten Rembang mengikuti seleksi pada ajang yang sama di tingkat provinsi.(Asmui/Msd/CBFM)