Jasad tengkorak ditemukan di Sumber dimakamkan

Jasad tengkorak ditemukan di Sumber dimakamkan

REMBANG - Jasad tengkorak yang ditemukan, di Dusun Jurangjero, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, akhirnya dimakamkan. Tengkorak manusia tanpa identitas itu dimakamkan pada Selasa (2/6/2026), di Makam Desa Sidowayah, Kecamatan Rembang.

Kepala Kepolisian Resort Rembang melalui Kepala Satuan Rsserse dan Kriminal (Kasat Reskrim), AKP. Alva Zakiya Akbar mengatakan dimakamkannya tengkorak dan tulang belulang yang ditemukan di Hutan KPH Mantingan karena tidak ada keluarga yang merasa kehilangan keluarga.

“Kita tunggu 1 X 24 jam, tidak ada pihak keluarga yang mengakui. Selanjutnya Kami menghubungi pihak Polsek Sumber untuk menghubungi pihak Rumah Sakit, untuk meminta proses pemakaman,” imbuhnya.

Ia menambahkan pihaknya sudah melakukan identifikasi namun terkendala karena barang bukti yang dipakai kurang kuat. Pasalnya, baju yang diduga dipakai oleh tengkorak tidak bisa diidentifikasi. Begitu juga mayatnya tidak utuh karena kematiannya yang sudah lama sehingga menyulitkan petugas. Bahkan giginya sudah hilang dan bercampur tanah.

Kasat Reskrim mengungkapkan dugaan sementara, mayat yang sudah berupa tengkorak merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang lama tidak pulang sekitar 5 tahun.

“Anggota kami kemarin melakukan penyelidikan. Dengan melakukan pengumuman pada masyarakat di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Khususnya di Sumber. Memang ada informasi ada dugaan ODGJ yang sudah lama tidak kembali ke rumah,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang jenis kelamin Kasat Reskrim belum bisa menjawab. Pasalnya, yang bisa menentukan dokter forensik. Sehingga pihaknya harus meminta bantuan dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Sebelumnya, seorang penggarap lahan bernama Susilo Anung Rohmad (30), warga Desa Pelemsari, Kecamatan Sumber menemukan tulang belulang manusia saat membersihkan lahan area hutan di Dusun Jurangjero / Karangrejo, Desa Sukorejo. Tepatnya di kawasan hutan petak 5F2, RPH Logede, BKPH Sudo, KPH Mantingan, Senin, 1 Juni 2026 pagi.

Selain tengkorak dan sejumlah tulang belulang, Susilo juga ditemukan kaos berkerah merah yang warnanya telah memudar serta sebuah sandal berwarna biru.

Saat itu, Susilo yang menemukan tengkorak mengaku ketakutan dan langsung pulang untuk memberitahukan kepada keluarganya.

Informasi itu kemudian dilaporkan ke kepala desa setempat dan ditindaklanjuti oleh pihak desa segera berkoordinasi dengan Polsek Sumber. Tidak lama kemudian, petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Rembang datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.(Masudi/CBFM)

Buffering ...