Tebu didorong jadi sektor unggulan di Rembang

Tebu didorong jadi sektor unggulan di Rembang

REMBANG - Pemerintah Kabupaten Rembang terus mendorong pengembangan
Komoditas tebu didorong sebagai salah satu sektor unggulan pertanian daerah. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Rembang, telah mengembangkan berbagai program peningkatan produktivitas untuk memperkuat daya saing petani sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto mengatakan untuk meningkatkan hasil produksi, pada tahun 2026 Pemkab Rembang melanjutkan program bongkar ratun. Program tersebut dilakukan dengan mengganti tanaman tebu yang sudah menurun produktivitasnya dengan bibit baru yang memiliki potensi hasil lebih tinggi.

“Tahun 2025 lalu kegiatan bongkar ratun mencapai 2.045 hektare. Sebelumnya produktivitas rata-rata hanya sekitar 50 sampai 60 ton per hektare,” imbuhnya.

Ia mengharapkan melalui program tersebut, produktivitas tebu dapat meningkat secara signifikan. Pasalnya, Pemkab Rembang menargetkan produktivitas mencapai 80 hingga 90 ton per hektare dengan rendemen sekitar 7,5 persen. Dimana luas areal tebu di Kota Garam saat ini mencapai sekitar 6.800 hektare untuk produksi gula kristal dan sekitar 1.900 hektare untuk produksi gula tumbu.

Agus Iwan mengungkapkan peningkatan produktivitas menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Kota Kawis sebagai salah satu daerah penghasil tebu di Jawa Tengah. Dengan hasil panen yang lebih tinggi, pendapatan petani juga diharapkan semakin meningkat.

Pengembangan tebu menurut Agus Iwan masih menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya keterbatasan alat dan mesin pertanian. Kebutuhan traktor roda empat (TR4) masih cukup tinggi untuk mendukung pengolahan lahan secara lebih efektif dan efisien.

“Kami mengusulkan tambahan bantuan TR4 karena kebutuhan petani masih cukup tinggi untuk mendukung pengembangan tebu di Rembang,” ujarnya.

Melalui dukungan program budidaya dan penguatan sarana pertanian, Pemkab Rembang optimistis produktivitas tebu akan terus meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi sektor pertanian dan perekonomian daerah.(Masudi/CBFM)

Buffering ...