Pejabat Kemendagri turun ke Rembang

Pejabat Kemendagri turun ke Rembang

REMBANG - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jum'at (12/9), mengunjungi Rembang. Rombongan diterima Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rembang, di rumah Dinas Bupati Rembang.

Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Kemendagri Republik Indonesia, Bernhard Eduard Rondonuwu mengatakan kedatangan rombongan Kemendagri ke 144 daerah di seluruh Indonesia ini dalam rangka pengawasan kondusifitas daerah.

"Arahan dari Mendagri ini merupakan perintah langsung dari Bapak Presiden," imbuhnya.

Ia menambahkan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian di antaranya mengharapkan kepada Forkopimda untuk menyambangi (duduk bersama) dengan para tokoh masyarakat yang berpengaruh, doa kedamaian melibatkan lintas masyarakat dengan pemerintah, gerakan pasar murah (bantuan sosial) serta mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

Di samping itu para pejabat diminta tunda kegiatan seremonial yang terkesan pemborosan dan berpesta, jangan melakukan flexing melaksanakan resepsi pernikahan dan ulang tahun, tunda keberangkatan ke luar negeri dan gunakan bahasa santun (low profile) serta menenangkan saat membuat pernyataan di depan publik.

Bupati Rembang, Harno melaporkan kondisi di Rembang dalam keadaan kondusif. Hal itu berkat kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) / Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan semua masyarakat yang menjaga perdamaian di wilayahnya.

"Di Rembang terjadi 2 kali. Yang pertama tanggal 1 September audiensi perwakilan di Gedung DPRD dilanjutkan tanggal 4 pada malam hari jam 1 dini hari," tuturnya.

Bupati menyampaikan pihaknya sudah menindaklanjuti arahan yang disampaikan Mendagri dan Presiden Prabowo.

Kepala Kepolisian Resort Rembang, AKBP. Dhanang Bagus Anggoro mengaku pihaknya sudah melakukan arahan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan Presiden seperti menggelar pasar murah dan melakukan pemantauan Siskamling.

"Selama 2 malam kami terjun langsung ke lapangan bersama driver dan ajudan. Hasilnya siskamling sudah dilaksanakan di beberapa tempat," ujarnya.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0720 / Rembang, Letkol Winner Fradana Dieng menjelaskan gerakan pasar murah telah dilaksanakan oleh Komando Distrik Militer 0720 / Rembang menggandeng Forkompinda setempat, jauh sebelum adanya demo.

"Kegiatan pasar murah dilaksanakan 2 minggu yang lalu dimulai di Pamotan dibuka oleh Ketua DPRD. Tiap minggu kita pindah. Minggu ini di Lasem. Yang kami unggulkan menjual beras murah di bawah HET," bebernya.

Kondusifitas Rembang menurut Dandim juga dipicu adanya pejabat yang merakyat. Pasalnya, tidak adanya pejabat flexing dan hobi ke luar negeri.(Masudi/CBFM)

Buffering ...