KDR akan gelar audiensi
REMBANG - Para sopir truk yang tergabung dalam Komunitas Drive Rembang (KDR), besuk Kamis (26/6), akan menggelar audiensi. Kegiatan yang akan diikuti 200 sopir itu dimulai dari Terminal Lasem, Dinas Perhubungan Rembang dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Koordinator Lapangan aksi, Mohammad Sapta Nuricko mengatakan agendanya melakukan orasi dan santunan sosial.
"Santunan sosial berupa bagi-bagi nasi bungkus kepada peserta aksi dan pengguna jalan yang lewat," imbuhnya.
Ia menambahkan pihaknya ingin memperbaiki citra driver sehingga dalam aksi damai nantinya tidak akan melakukan aksi anarkhis dan memblokade jalan.
Hal senada disampaikan Juru bicara KDR, Wahyu Syaikhu Rosyidin audiensi oleh KDR yang berslogan beda jalur tetap sedulur ini dilakukannya dalam rangka melakukan pendapat di muka umum, silaturahmi dan audiensi kepada pihak-pihak terkait," ujarnya.
"Kita komunitas truk kita koordinasi dengan pihak Kepolisian ada aksi damai. Dari Rembang, kita berkomitmen kita tidak mengganggu hak orang lain termasuk menutup jalan dan anarkhis," ujarnya.
Wahyu menyebutkan dalam aksi itu ada 7 tuntutan yang disampaikan di antaranya meminta dispensasi dimensi bak truk kepada Bupati Rembang, pengurusan ijin KIR dipermudah, regulasi ongkos tonase, pembatasan overdimensi dan overload supaya dikaji, adanya perlindungan sopir di jalan dan revisi undang-undang lalu lintas, angkutan dan jalan.(Masudi/CBFM)