Festival Literasi tumbuhkan budaya membaca
REMBANG - Dalam rangkaian Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang, Pemerintah Kabupaten Rembang, menggelar festival literasi. Kegiatan yang digelar selama 3 hari terhitung 23 sampai 25 Juli itu diselenggarakan di Halaman Perpustakaan Daerah Kabupaten Rembang.
Bupati Rembang, Harno mengatakan menyambut baik kegiatan ini. Pasalnya, Festival Literasi bukan sekadar sebuah kegiatan seremonial, tetapi merupakan gerakan bersama untuk menumbuhkan budaya membaca, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta membangun karakter masyarakat yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.
“Literasi adalah fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.
Ia menambahkan atas nama Pemerintah Kabupaten Rembang, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati mengungkapkan keluarga memiliki peran yang sangat penting sebagai lingkungan pertama dalam menanamkan kecintaan terhadap buku. Demikian pula sekolah, perpustakaan, komunitas literasi, dunia usaha, dan pemerintah perlu terus bersinergi menghadirkan ruang-ruang belajar yang inklusif, menarik, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Harno mengharapkan penyelenggaraan Festival Literasi supaya menjadi momentum untuk mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kabupaten Rembang. Pasalnya, kegiatan ini diisi pameran buku, lomba literasi, bedah buku, pelatihan, dan diskusi inspiratif. Harapannya semakin banyak masyarakat yang gemar membaca, mampu menyaring informasi secara bijak, serta memiliki kecakapan literasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Orang nomor 1 di Rembang ini memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, pegiat literasi, sekolah, perpustakaan, komunitas, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan festival ini. Sehingga semangat kolaborasi ini terus terjaga demi mewujudkan daerah di ujung timur Pantura Jawa Tengah ini sebagai daerah yang semakin maju dengan masyarakat yang gemar membaca, cinta belajar sepanjang hayat, dan mampu melahirkan generasi yang inovatif, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rembang, Arif Romadlon mengaku semangat budaya literasi di Rembang sangat baik.
“Alhamdulillah di Rembang ini banyak yang berbakat. Kemarin ada yang mendapat juara 1 Lomba Bertutur tingkat Jawa Tengah dan masih banyak konten-konten kreator,” tuturnya.
Arif Romadlon mengaku selain menggelar lomba dalam festival literasi juga membuka stand untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah.(Masudi/CBFM)