Banjir Lagi, Sekolah Libur Lagi

Banjir Lagi, Sekolah Libur Lagi

REMBANG - Banjir menggenangi pemukiman di Desa Tireman, Kecamatan Rembang Kamis pagi (17 April 2025). Sejumlah rumah, dan sekolah terendam sehingga siswa terpaksa diliburkan sehari karena sejumlah fasiltas terendam lumpur.

Sekolah yang meliburkan siswanya karena banjir ialah Kelompok Bermain Az-Zahro 05 Bahrul Ulum Desa Tireman. Kejadian tersebut terus berulang ketika hujan lebat turun dan air sungai belakang sekolah meluap.

Para guru dan sejumlah orang tua siswa terlihat gotong royong bersih-bersih sekolah. Mereka juga dibantu oleh petugas Pemadam Kebakaran BPBD Rembang untuk melakukan penyemprotan lantai agar cepat bersih.

Kepala Kelompok Bermain Desa Tireman, Kadarwati mengatakan seluruh ruang kelas dan peralatan ikut terendam, kecuali berkas penting yang sudah ditempatkan di atas almari.

Menurutnya sejak berdiri pada 2006 lalu, banjir hanya terjadi 4 tahun sekali. Namun sejak 2020, banjir terjadi setiap hujan lebat. Meski demikian banjir di kawasan ini terjadi cukup singkat. Setelah air dari selatan debitnya menurun banjir akan langsung surut.

“Kalau dulu itu paling 4 tahun sekali, tapi arang sering, setelah hujan pasti banjir. Karena sungai di belakang sudah dangkal," bebernya.

Selain sekolah kelompok bermain, banjir juga merendam rumah bidan desa setempat. Karena kebetulan berada di lokasi yang sama.

Kadarwati berharap, ke depan pemerintah dapat memperhatikan keberadaan kelompok bermain ini dengan memindah ke lokasi yang tidak rawan banjir. Karena setiap kali banjir aktifitas mengajar harus berhenti.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh Radio CBFM hujan lebat juga membuat air di sungai di Desa Gedangan, Kecamatan Rembang meluap ke pemukiman warga. Apalagi sungai di desa tersebut masih satu jalur dengan sungai yang melintasi Desa Tireman. Selain itu, sungai di Desa Sidorejo, Kecamatan Pamotan juga meluap pada waktu yang hampir sama. (Asmui/Msd/CBFM)

Buffering ...