BPS akan peringati HSN
REMBANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang, akan memperingati Hari Statistik Nasional (HSN). Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 26 September itu, pada tahun ini mengambil tema "Statistik Berkualitas untuk Indonesia Emas".
Kepala BPS Kabupaten Rembang, Jubaedi, saat talk show di Radio CBFM, Rabu (18/9), mengatakan HSN merupakan milik seluruh Masyarakat Indonesia. Pasalnya, kegiatan ini diperingati oleh seluruh insan statistik di Indonesia yang tersebar di berbagai instansi dan organisasi masyarakat, HSN juga menjadi momentum untuk terus menggelorakan semangat berkontribusi kepada bangsa dan negara melalui penyediaan dan pengembangan statistik yang berkualitas.
"Peringatan ini juga bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengumpulan data statistik yang akurat dan bermanfaat bagi pembangunan negara" imbuhnya.
Ia menambahkan berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, peranan yang harus dijalankan oleh BPS adalah menyediakan kebutuhan data bagi pemerintah dan masyarakat. Data ini didapatkan dari sensus atau survey yang dilakukan sendiri dan juga dari departemen atau lembaga pemerintahan lainnya sebagai data sekunder.
Selain itu peranan BPS yaitu membantu kegiatan statistik di kementrian, lembaga pemerintah atau institusi lainnya, dalam membangun sistem perstatistikan nasional, mengembangkan dan mempromosikan standar teknik dan metodologi statistik, dan menyediakan pelayanan pada bidang pendidikan dan pelatihan statistik serta peranan BPS membangun kerjasama dengan institusi internasional dan negara lain untuk kepentingan perkembangan statistik Indonesia.
Jubaedi menyebutkan BPS menyelenggarakan berbagai sensus dan survei dengan tujuan memotret kondisi wilayah menurut subjek statistik, seperti : kependudukan, tenaga kerja, pendidikan, kesehatan, perumahan, politik, hukum, kebudayaan, ekonomi, keuangan, bisnis, pertanian, pertambangan, transportasi, pariwisata, dan lainnya.
Dalam teknis pengumpulan datanya menurut Jubaedi BPS menyusun tim-tim kerja yang bertanggung jawab terhadap survei tersebut mulai dari tahap perencanaan, persiapan, hingga pengumpulan data.
"Di BPS Kabupaten Rembang, tim dibagi menjadi 5 fungsi, yaitu : Tim Sosial, Tim Distribusi, Tim Produksi, Tim Ekonomi dan Analisis, dan Tim Pengolahan" bebernya.
BPS Kabupaten Rembang merupakan salah satu dari 514 kantor BPS yang berada di ibu kota Kabupaten / Kota. Sementara itu kantor BPS yang berada di ibu kota provinsi terdapat 34 kantor BPS provinsi dari 38 di seluruh Indonesia.
"Di 4 provinsi baru belum ada kantor BPS yaitu Papua Tengah : Ibu Kota Nabire, Papua Pegunungan : Ibu Kota Jayawijaya, Papua Selatan : Ibu Kota Merauke, Papua Barat Daya : Ibu Kota Sorong" pungkasnya.(Masudi/CBFM)