Pentil dusun pinggiran namun pusat tata desa

Pentil dusun pinggiran namun pusat tata desa

KALIORI - Dusun Pentil, Desa Gunungsari, Kecamatan Kaliori, walaupun letaknya berada di pinggiran perbatasan Kecamatan Kaliori dengan Kecamatan Sumber namun mempunyai nilai strategis. Pasalnya, menjadi titik pusatnya ekonomi.

Perangkat Desa Gunungsari, Sumijan mengatakan di Dusun Pentil menjadi pusat ekonomi. Pasalnya, di sana terdapat Pasar Desa. Walaupun perkembangan usahanya tidak begitu berkembang seperti bakal buah (Penthil).

“Setiap ada pedagang untuk membesarkan dagangannya tidak sampai berkembang banyak. Hanya sebatas berapa itu turun lagi. Sehingga Penthil lagi, hilang lagi,” imbuhnya.

Ia menambahkan Pentil menjadi pusat pemerintahan karena balai desanya berada di sana. Walaupun dulunya berada di dekat Pasar Penthil sekarang pindah di utara Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri 2 Kaliori.

Begitu juga di Dusun yang dulunya pernah berdiri grup kesenian kethoprak itu juga ditempati Lapangan Desa untuk bermain sepak bola dan menjadi gelanggang pacuan kuda setiap tahunnya. Walaupun dulunya berada di lahan milik warga Dusun Tempel, Desa Tlogotunggal, Kecamatan Sumber kini pindah di timurnya SMP negeri 2 Kaliori.

Di samping itu, Dusun Pentil ditempati Instalasi Pengolahan air milik Perusahaan Daerah Air Minum Banyumili Kabupaten Rembang.

Selain itu, di Dusun yang berada di Jalur antar Kecamatan Rembang, Kaliori dan Kecamatan Sumber tersebut oleh pemerintah di atasnya didirikan tempat pendidikan. Pasalnya, di sini terdapat Sekolah Dasar Negeri 2 Gunungsari dan SMP negeri 2 Kaliori.

Sumijan yang merupakan Kepala Dusun IV (Mulo) menerangkan secara administratif Desa Gunungsari terdiri atas 6 Dusun. Nama-nama dusun di Gunungsari juga mempunyai nama lain yang berakhiran sari. Seperti Dusun Pentil berupa Mekarsari, Dusun Ngumpleng berupa Sumbersari, Dusun Mulo berupa Kepohsari, Dusun Nganguk berupa Pilangsari, Dusun Pendhem berupa Mojosari dan Dusun Gobog berupa Gunungsari.

“Kata Gunung berasal dari Dusun Gobog itu ada dataran yang jika dilihat seperti gunung. Kata Sari itu berasal dari gunung jika dilihat tampak indah. Banyak pohon-pohon yang berbunga dan sari-sarinya dihinggapi kupu-kupu,” bebernya.

Karena alasan itu, Desa Gunungsari pada jaman penjajahan dulu menurut Sumijan menjadi tempat persembunyian Tentara Nasional Indonesia dalam melawan penjajah di daerah sekitar. (Masudi/CBFM)

Buffering ...