Bupati optimistis program kerja 100 hari menambal jalan akan selesai
REMBANG - Program 100 hari kerja Bupati Rembang untuk menambal lubang jalan masih berproses. Pasalnya, kerusakan infrastruktur memang perlu segera ditangani.
Bupati Rembang Harno mengatakan, pekerjaan sempat terhenti karena faktor cuaca.
"Sebagian saya hentikan karena posisi hujan. Kalau posisi hujan untuk nambal jalan hasilnya tidak bagus. Kalau musim hujan saya sengaja saya suruh pending," imbuhnya.
Ia menambahkan penanganan yang dilakukan baru bisa bersifat sementara melalui penambalan lubang-lubang jalan. Apalagi pada ruas-ruas yang dianggap membahayakan.
Khusus ruas jalan yang rusak parah, sengaja tidak ditambal, namun pihaknya akan berupaya mencari cara lain untuk penanganan. Karena saat ini kondisi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang belum memungkinkan.
Bupati mengungkapkan soal progres program 100 hari kerja, ia mengaku belum memeriksa langsung. Namun pihaknya optimistis program kerja 100 harinya untuk menambal jalan akan selesai.
Harno mengungkapkan dirinya mendapatkan keluhan-keluhan tentang perbaikan jalan antar desa, pihaknya langsung mengintruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan pengecekan. Bahkan dirinya juga berkeliling langsung untuk memantau kondisi.
"Kalau yang antar desa, termasuk Kaliori-Meteseh saya intruksikan dinas untuk ngecek. Jika sempat nanti saya yang ngecek. Minimal tidak membahayakan. Saya sering keliling memantau, mana yang belum mana yang sudah," ujarnya.
Khusus jalan yang rusak parah seperti jalan Sulang - Sumber, menurut Harno justru sengaja tidak dilakukan penambalan. Namun pihaknya akan berupaya mencari alternatif lain untuk memperbaiki.(Masudi/CBFM)