Waru dan Kasreman jadi sasaran Gelisah

Waru dan Kasreman jadi sasaran Gelisah

REMBANG - 2 Desa di Kecamatan Rembang yaitu Desa Waru dan Desa Kasreman, menjadi sasaran program Gerakan Listrik masuk Sawah (Gelisah). Program hasil kerjasama antara Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang dengan PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) itu, saat ini, sedang memasuki tahapan verifikasi calon lokasi sawah dan pengguna.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dintanpan Kabupaten Rembang, Fajar Riza Dwi Sasongko mengatakan dilaksanakannya program Gelisah itu berawal dari pemakaian listrik yang dipakai oleh petani dalam menghidupkan pompa air untuk mengairi sawahnya, dirasa sangat membahayakan. Karena memicu terjadinya korsleting listrik. Pasalnya, kabel yang dipakai tidak standar dan pemasangan tiang kabel dari rumah ke sawah juga tidak standar.

"Harapannya PLN bisa memberikan fasilitas pemasangan pal (tiang pancang kabel,red) sampai titik terdalam yang masih bisa dijangkau pemasangan pal" imbuhnya.

Ia menambahkan program Gelisah ini dilaksanakan dengan petani mendaftar untuk menjadi peserta. Sehingga PT. PLN bisa mengkalkulasi kebutuhan pal yang akan dipasang menuju lokasi sawah.

Fajar menjelaskan program Gelisah ini disambut hangat oleh masyarakat petani. Pasalnya, antusias petani untuk mendaftar menjadi pemakai strum listrik langsung ke sawah cukup banyak peminatnya.

"Peminatnya cukup banyak" ujarnya.

Melalui program Gelisah itu Fajar berharap dapat membantu petani yang kesulitan air di musim kemarau. Karena bisa menjangkau listrik lebih dekat ke sawah bagi yang selama ini menggunakan listrik dari rumah.

Selain itu bisa menghemat pengeluaran bagi petani yang menyalakan pompa air dengan bahan bakar minyak.(Masudi/CBFM)

Buffering ...