Warga Candimulyo digemparkan mobil Innova

Warga Candimulyo digemparkan mobil Innova

SEDAN - Warga Desa Candimulyo, Kecamatan Sedan, digemparkan penemuan mobil tak berpenumpang. Pasalnya, Toyota Innova berpelat nomor K 1534 TZ (plat nomor di belakang N 1805 XU)yang ditemukan warga di wilayah Dukuh Tegalempar, pada Senin (13/4) sekitar pukul 18.00 WIB itu ditinggal kabur penumpangnya.

Kepala Desa Candimulyo, Akhmad Zaenuri mengatakan dirinya ketika berpapasan di jalan sempat curiga dengan mobil berwarna gelap karena penumpangnya tidak dikenal dan berjalan melaju dengan kencang.

"Selang 10 menit setelah berpapasan tadi. Saya ditelpon sama Resmob Rembang. Ada ciri-ciri Innova Reborn warna hitam yang naik," imbuhnya.

Ia menambahkan setelah mendapat informasi dari Resmob Rembang pihaknya berkoordinasi dengan warga untuk berjaga-jaga di pertigaan-pertigaan untuk menutup jalan dan mengunci pemilik mobil agar tidak melarikan diri.

Zaenuri mengungkapkan setelah ditunggu berjam-jam tidak ada gerakan mobil. Pihaknya berinisiatif mencari kemungkinan mobil berada. Setelah berada di tengah desa antara Dukuh Dawe dan Dukuh Tegalempar, mobilnya ditemukan sudah tidak ada penumpang dan dalam keadaan terkunci. Untuk membukanya kepolisian mendatangkan tukang kunci. Namun setelah pintu terbuka, mesinnya tidak bisa dihidupkan.

Dengan adanya mesin yang tidak bisa dihidupkan menurut Zaenuri pada jam 3 dini hari, mobil dievakuasi memakai towing di bawa ke Markas Kepolisian Resort Rembang.

Informasi yang didapat sebelumnya mobil ini pada siang hari sempat berhenti di wilayah Kecamatan Sluke dan pada petangnya sampai di Desa Ringin, Kecamatan Pamotan.

"Cerita dari Resmobnya sudah di-TO. Mulai dari sore sudah ada penguntitan. Sebenarnya TKP-nya bukan di Candimulyo. Cuman larinya ke desa kita. Sempat kejar-kejaran dengan Resmob di Pamotan sampai Sedan," bebernya.

Ketika ditanya wartawan ada kemungkinan untuk melakukan tindak kejahatan Zaenuri menjawab kemungkinan mau mencuri traktor. Pasalnya, mobil Innova Reborn bisa memuat 5 mesin traktor.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Rembang melalui
KBO Sat Reskrim, Iptu Widodo Eko Prasetyo, mengaku dari hasil pemeriksaan awal, belum ditemukan barang mencurigakan di dalam mobil tersebut. Saat ini
kasus bersangkutan masih dalam proses penyelidikan.

"Di dalam kendaraan tidak ditemukan barang apa-apa yang mencurigakan. Ini masih dalam proses pengembangan," ujarnya.

Iptu Widodo menjelaskan pihaknya menduga mobil dipakai pelaku pencurian traktor lintas provinsi. Karena sebelumnya Opsnal sempat membuntuti mobil itu, namun pelaku kabur. Kendaraan sekarang diamankan di Mapolres.(Masudi/CBFM)

Buffering ...