Wamentan RI Kunjungi Rembang

SUMBER - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Republik Indonesia (RI) berkunjung ke Rembang. Kunjungan kerja ke-5 di Jawa Tengah itu berada di Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber.
Wamentan mengatakan kunjungan ke Jawa Tengah itu dalam rangka mendorong percepatan masa tanam padi. Agar setelah masa panen tiba, langsung mengolah lahan. Sehingga produktifitasnya tinggi.
"Ternyata selama kunjungan-kunjungan akhirnya kita melihat kondisi masalahnya. Kita tidak bisa memaksa orang ketika kondisinya tidak memungkinkan. Di Pati dan Rembang masalahnya ada di sumber daya airnya. Debit airnya kurang, irigasinya nggak ada. Tanam padi tidak begitu maksimal" imbuhnya.
Ia menambahkan percepatan harus dilakukan mengingat saat ini sebagian wilayah sentra memasuki musim hujan sehingga ketersediaan air dalam posisi cukup.
Sudaryono mengungkapkan dengan adanya petani menanam padi secara terus menerus, maka akan mengurangi impor beras. Pasalnya, satu piring nasi yang dimakan itu berasal dari hasil petani menanam padi.
Kementerian Pertanian (Kementan) RI menurut Sudaryono akan membagikan benih gratis untuk para petani yang melakukan percepatan tanam di bulan Oktober ini. Harapannya percepatan tanam di Bulan Oktober 2024 bisa dilakukan serentak di seluruh daerah termasuk di wilayah Jawa Tengah yang merupakan salah satu sentra padi terbesar di Indonesia.
"Kita ingin betul-betul di Bulan Oktober sampai Desember ini, memaksimalkan menanam padi semua. Tahun depan kita upayakan jika harus impor, minim sekali. Sukur-sukur tidak impor lagi" ujarnya.
Wakil Menteri asal Grobogan itu menerangkan dengan menanam padi di bulan Oktober dirasa sangat krusial karena kebutuhan di Januari, Februari dan seterusnya bisa dipenuhi dari hasil tanam bulan ini. Pasalnya, memasuki masa peralihan antara kering ke hujan, supaya nanti bisa panen di Januari.(Masudi/CBFM)