Tren kejahatan di Rembang menurun

REMBANG - Tren kasus kejahatan di Kabupaten Rembang, mengalami penurunan. Pasalnya, pada 2023 sebanyak 706 kasus, namun di 2024 menjadi 596 kasus.
Begitu juga kejadian bencana juga mengalami penurunan dari 5 ejadian pada 2023 menjadi 3 kejadian di 2024.
Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Rembang, AKBP. Suryadi, saat rilis akhir tahun 2024, di Markas Komando Satuan Lalu Lintas, Selasa (31/12), mengatakan jumlah kasus gangguan terhadap ketenteraman dan ketertiban umum mengalami kenaikan dari 29 kasus pada 2023 menjadi 38 kasus.
Begitu juga kasus pelanggaran mengalami kenaikan pada 2023 hanya 1 kasus namun di 2024 menjadi 536 kasus.
"Jumlah total gangguan kamtibmas tahun 2023 berjumlah 741, tahun 2024 berjumlah 1.173. Naik trennya menjadi 432 atau 58,30%," imbuhnya.
Ia menambahkan berdasarkan trend kasus menonjol berupa sengaja menimbulkan kebakaran pada 2023 hasilnya 0 kasus namun pada 2024 ada 1 kasus, penganiayaan berat pada 2023 tidak ada pada 2024 terjadi 1 kasus, pencurian dengan pemberatan terjadi 32 kali pada 2023 menurun menjadi 22 kali pada 2024, pencurian dengan kekerasan 0 kasus pada 2023 menjadi 3 kasus pada 2024.
Sedangkan pada kasus narkotika terjadi 10 pada 2023 meningkat 12 pada 2024, pencurian kendaraan bermotor mengalami penurunan dari 4 kasus pada 2023 menjadi 1 kasus pada 2024 dan judi mengalami kenaikan dari 7 kasus pada 2023 menjadi 10 kasus pada 2024.
Kapolres menerangkan berdasarkan data ungkap kasus narkoba pada 2023 sebanyak 17 kasus dengan 22 tersangka. Pada 2024 terjadi 18 kasus dengan 23 tersangka.
"Berdasarkan barang bukti minuman keras 2023 sebanyak 531 botol 2024 sebanyak 416 botol. Narkoba jenis sabu 2023 18,42 gram 2024 13,99 botol, narkoba jenis ganja 2023 nol, 2024 terdapat 5,85 gram. Obat keras 2023 sebanyak 6.418 butir 2024 sebanyak 16.119 butir," bebernya.
AKBP Suryadi menyebutkan pada 2023 terjadi 575 kasus kecelakaan lalu lintas dengan rincian 103 orang meninggal dunia dan 657 orang luka ringan. Mengalami penurunan pada 2024 dengan 483 kasus dengan rincian 118 orang meninggal dunia dan 502 orang luka ringan.
Sedangkan kecelakaan tunggal pada 2023 sebanyak 144 kasus dengan rincian 13 orang meninggal dunia dan 160 orang luka ringan. Menurun pada 2024 dengan 43 kejadian dengan rincian 11 orang meninggal dunia dan 43 orang luka ringan.
Sementara kecelakaan menonjol pada 2023 sebanyak 6 kasus dengan 7 orang meninggal dan 20 orang luka ringan. Di 2024 kecelakaan menonjol 0 kasus.
Sementara itu kasus tabrak lari pada 2023 sebanyak 12 kasus dengan rincian 6 orang meninggal dunia dan 10 orang luka ringan menurun pada 2024 dengan 10 kasus dengan rincian 6 orang meninggal dunia dan 8 orang luka ringan.(Masudi/CBFM)