Traffic Light di Rembang perlu dirubah

REMBANG - Traffic light (Lampu Bangjo) di Kabupaten Rembang, perlu dirubah. Pasalnya, lampu traffic light di kota garam masih menggunakan sistem konvensional.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang, Raidiyanto mengatakan dengan adanya kecanggihan teknologi, lampu traffic light, saat ini, menggunakan sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi informasi yang biasa dikenal dengan Area Traffic Control System (ATCS).
"Dengan ATCS, nyala merah / hijau / kuningnya traffic lightnya akan diatur oleh sistem. Dalam hal ini, ada sensornya," imbuhnya.
Ia menambahkan apabila lampu traffic light yang sekarang diupgrade ke ATCS hanya menambah alat pembagi dan sensor. Sedangkan lampu beserta tiang masih memakai yang sudah ada saat ini.
Dulu ATCS dikendalikan secara manual oleh operator dari kantor. Sehingga petugas mengamati arus lalu lintas. Kalau arus lalu lintas terjadi kepadatan, maka operator menyalakan lampu hijau secara terus menerus sampai lancar.
Namun dengan perkembangan Informasi Teknologi (IT) sudah dikendalikan oleh sensor. Sehingga sensor akan membaca situasi. Jika dari arus tertentu lalu lintasnya padat, maka sensor akan mengkondisikan menyala hijau terus.
Selain itu, keuntungan lainnya melalui sensor ATCS akan memprioritaskan jenis kendaraan tertentu yang memakai lampu rotary seperti ambulance dan Pemadam Kebakaran (Damkar).
"Itu kalau Damkar / ambulance melewati persimpangan yang melewati traffic light ATCS, maka akan terbaca oleh sensor. Sehingga akan selalu hijau," ujarnya.
Raidiyanto menerangkan teknologi ATCS ini sudah dipakai di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Purwodadi.
Apabila ini terealisasi, lokasi yang akan menjadi percontohan berada di dalam kota. Pasalnya, di jam-jam sibuk, lalu lintas dipadati anak sekolah dan para pekerja.
Walaupun lalu lintas di Pantura Kecamatan Lasem dan lalu lintas di jalan raya Desa Pandangan, Kecamatan Kragan juga perlu perhatian.
Ketika ditanya biaya untuk pengadaan ATCS menurut Raidiyanto minimal Rp 400 juta.(Masudi/CBFM)