Titik Soeharto Ternyata Penggemar Setia Batik Lasem

REMBANG - Minggu pagi (23/02) Kabupaten Rembang kedatangan Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Titiek Soeharto.
Anak mendiang presiden ke-2 RI, Soeharto itu mendarat di stadion Krida Rembang dengan menggunakan helikopter sekitar pukul 09.00 waktu setempat.
Dengan pengawalan ketat TNI/Polri, wanita yang biasa disapa mbak Titiek itu langsung menuju Pendapa Museum Kartini Rembang untuk menghadiri acara Rembang Agro Expo yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Rembang.
Di sepanjang jalan Gatot Subroto menuju Museum berjajar ratusan stand yang menjual durian dari berbagai macam jenis, lomba durian, serta makan durian sepuasnya hanya membayar Rp 100 ribu saja.
Dalam kesempatan itu mbak Titiek menyelenggarakan acara Kelompencapir, yakni Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa yang merupakan program lama, dan sangat bermanfaat pada masa orde baru yang disiarkan langsung oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI).
Dalam kesempatan itu pemerintah Kabupaten Rembang tidak melewatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung mulai dari sektor pertanian, perikanan, wisata, berikut sarana penunjangnya. Baik moda transportasi maupun infrastruktur.
Dalam kesempatan itu, pemilik nama lengkap Siti Hediati Hariyadi mengaku sangat mendukung sejumlah langkah yang dilakukan pemerintah kota garam untuk memajukan sektor wisata. Termasuk pengembangan batik Lasem.
Bahkan ia mengaku merupakan penggemar batik Lasem sudah sejak lama. Bahkan batik Lasem dijadikan pakaian hariannya berkantor.
"Saya merupakan penggemar batik Lasem lo, sudah sejak lama. Jadi pakaian harian kantor," jelasnya.
Sementara itu Pelaksana Harian Bupati Rembang, M Hanies Cholil Barro berharap ada dukungan pemerintah pusat terhadap sejumlah program di Rembang. Salah satunya penyelesaian pembangunan embung di Desa Kaliombo, bantuan oven pengering padi dan tembakau, serta nelayan yang membutuhkan pelabuhan di wilayah timur, serta kendala asuransi nelayan yang sudah berusia di atas 60 tahun.
"Tentu ucapatan terima kasih atas kedatangannya di Kabupaten Rembang. Saya berharap ada akses khusus karena Rembang merupakan pintu masuk Jawa Tengah dari timur," jelasnya.
Selain itu, Gus Hanies yang juga Wakil Bupati Rembang juga menyampaikan jika sarana pertanian di wilayah Kabupaten Rembang masih sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah pusat. (Asmui/Msd/CBFM)