Rembang raih IP tertinggi
REMBANG - Rembang ditetapkan sebagai daerah dengan Indeks Penanaman (IP) padi tertinggi se Jawa Tengah. Pasalnya, IP padi di Kota Garam pada 2025 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto mengatakan diraihnya penghargaan itu karena IP tanaman padi pada tahun ini mengalami kenaikan 45% dibanding tahun lalu.
“Ini mengindikasikan bahwa luas lahan pertanaman kita, untuk padi meningkat. Mungkin karena kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait harga yang pas, relatif terjaga, pupuk bagus, kemudian cuaca juga relatif mendukung,” imbuhnya.
Ia menambahkan serangan hama pada tahun 2025 ini relatif rendah. Karena serangan hama, seperti tikus dan wereng tidak ada.
Agus Iwan menerangkan lumbung pangannya pertanian di ujung timur Pantura Jawa Tengah berada di kecamatan Kaliori dengan realisasi tanam 5.971 hektar dan Kecamatan Rembang 4.477 hektar.
"Kalau luasan padi yang paling luas Kaliori dan Rembang Kota," ujarnya.
Berdasarkan data dari Dintanpan Rembang, realisasi tanam tahun 2023 /2024 seluas 31.863 hektar dengan luas lahan 26.634 hektar, sehingga Indeks Pertanaman (IP) 1,2 persen.
Sementara itu realisasi tanam tahun 2024/2025 mencapai 45.329 hektar, dari luas lahan 26.634 hektar. Dengan angka tersebut IP Kabupaten Rembang naik menjadi 1,7 persen.(Masudi/CBFM)