Rembang jadi sasaran perluasan areal tanam padi

Rembang jadi sasaran perluasan areal tanam padi

REMBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, menjadi sasaran program Perluasan Areal Tanam Padi dari pemerintah pusat. Saat ini, telah mencapai 8.000 ribu hektar atau 40 persen dari 18.000 hektar.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Fajar Riza Dwi Sasongko, kepada wartawan, di ruang kerjanya, Senin (9/9), mengatakan dilakukannya perluasan lahan karena adanya el nino.

"Kita ada perluasan areal padi. Mengingat selama 2 tahun Indonesi terdampak el nino. Produksi padi termasuk Rembang, turun banyak" imbuhnya.

Ia menambahkan sebagai upaya dalam mengatasi permasalahan pertanian dengan memanfaatkan sumber-sumber air yang ada, memberikan bantuan benih, pompanisasi.

Selain itu untuk mengejar target luasan lahan petani di Desa Sudo, Kecamatan Sulang, memanfaatkan lahan surutan air Embung Banyukuwung, digunakan untuk menanam padi. Saat ini, luasannya sudah ditanami padi seluas 50 hektar.

Fajar menyebutkan potensi perluasan Lahan sawah yang saat ini ditanami padi Masa Tanam 2 (MT2) / walik dami di Kabupaten Rembang ada 8.000 hektar.

"Lokasi yang ditanami padi MT 2 di Sale, Sluke, Pamotan. Lalu di Sumber dan Sulang memanfaatkan lahan surutan embung Embung Banyukuwung" bebernya.

Luas sawah pertanian menurut Fajar 26.000 hektar. Dengan rincian 6.000 hektar irigasi teknis, sisanya sawah tadah hujan.

Pihaknya mengakui kondisi pertanian selama 1 dekade ini, mengalami penurunan produksi dari yang dulunya 37 ribu hektar menjadi 31 ribu hektar yang tanam padi.(Masudi/CBFM)

Buffering ...