Puncak musim hujan, warga diminta waspada

Puncak musim hujan, warga diminta waspada

REMBANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang mengimbau warga yang bermukim di bantaran sungai serta kawasan dataran tinggi agar meningkatkan kewaspadaan pada awal tahun ini. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis puncak musim penghujan di Kabupaten terjadi pada Januari ini.

Kepala BPBD Kabupaten Rembang, Sri Jarwati, mengatakan dalam beberapa hari terakhir telah terjadi sejumlah bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, di beberapa titik wilayah. Kejadian tersebut dipicu oleh intensitas curah hujan yang cukup tinggi.

“BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Pantura, khususnya Kabupaten Rembang, pada tanggal 10 hingga 13. Dalam periode tersebut diprediksi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat,” imbuhnya.

Ia menambahkan masyarakat bisa saja mengungsi ketika melihat air sungai meluap melebihi daya tampung sungai. Karena dikhawatirkan akan terjadi banjir.

Selain itu bagi warga yang berada di dataran tinggi harus mengungsi apabila ada hujan lebih dari 1 jam lebih. Karena dikhawatirkan akan terjadi bencana longsor.

Sri Jarwati mengungkapkan pihaknya telah siap siaga 24 jam baik personel beserta peralatannya dalam mengatasi dan mencegah bencana itu terjadi.

"Sudah kita siapkan semua. Setiap hari kita manasi chainsaw dan lain sebagainya," ujarnya.

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Rembang mencatat sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi akibat curah hujan lebat yang terjadi sejak 8 hingga 11 Januari 2026. Bencana yang dipicu intensitas hujan tinggi itu menyebabkan banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga rumah roboh di sejumlah wilayah.(Masudi/CBFM)

Buffering ...