PKH Jateng Fest di Rembang dimeriahkan Kotak

REMBANG - Bertempat di Pantai Karang Jahe Beach (KJB), Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Senin (23/12), menjadi lokasi Program Keluarga Harapan (PKH) Jateng Fest. Kegiatan yang dihadiri 3.600 pendamping PKH dari Jawa Tengah.
Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf mengatakan dilaksanakannya PKH Jateng Fest untuk mengumpulkan pendamping PKH dari berbagai Kabupaten di Jawa Tengah.
"Ini ajang tahunan dalam ranergka untuk mempererat persaudaraan dan diharapkan dapat saling menginspirasi dan ujungnya kinerjanya meningkat," imbuhnya.
Ia menambahkan dengan adanya PKH Jateng Fest ke depannya dapat memperbanyak graduasi. Sehingga yang lulus harus diwisuda. Pasalnya, selama ini, fokus pemerintah pada perlindungan. Karena pemberdayaan dan graduasi sangat kurang. Sehingga akan dibikin seimbang antara social protection heavy (perlindungan sosial) menuju empowering heavy (pemberdayaan). Harapannya ke depan penerima PKH sudah tidak mau lagi menerima Bantuan Sosial.
Menteri yang biasa disapa Gus Ipul ini mengungkapkan bagi warga purna PKH akan diberikan pendidikan keterampilan dan bantuan modal.
Gus Ipul menyebutkan 3 kabupaten dengan graduasi tertinggi di Jawa Tengah yaitu Purbalingga, Wonogiri dan Pemalang.
Target purna PKH yang digraduasi menurut Gus Ipul sebanyak 50 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Harapannya setiap pendamping bisa menggraduasi 10 KPM.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo menyampaikan kegiatan dilaksanakan oleh pendamping PKH Jawa Tengah.
"Kita hanya ketempatan saja, pelaksana panitianya pendamping PKH Jawa Tengah," ujarnya.
Prapto menjelaskan acara PKH Jateng Fest 2024 berlangsung 2 hari. Diawali Minggu (22/12) lewat pasar murah di balai desa Punjulharjo. Sedangkan pada Senin (23/12) ini, itu dimeriahkan Kotak Band.
Selain itu kegiatan tersebut diisi bakti sosial berupa pemberian sembako, beasiswa, bantuan yatim, bantuan 1.000 bibit, pesta kuliner, pasar murah dan graduasi PKH.(Masudi/CBFM)