Petani milenial kenalkan Alsintan modern
REMBANG - Petani saat ini, sangat dimanjakan oleh Alat Mesin Pertanian (Alsintan) modern. Hal itu untuk menekan biaya produksi dan modernisasi pertanian, terutama untuk lahan yang luas, dengan fokus pada penguatan nutrisi tanaman padi.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto mengatakan Alsintan modern telah membantu petani mulai dari mengolah lahan sampai saat panen padi.
"Mengolah lahan harus memakai alat modern. Tanam harus pakai transplanter. Panen harus pakai Combine. Selain bisa cepat, waktu juga efisien," imbuhnya.
Ia menambahkan diperlukannya Alsintan modern sebagai terobosan sektor pertanian harus tetap eksis. Pasalnya, tenaga kerja pertanian semakin sulit. Karena lebih memilih lapangan kerja lain di sektor industri dan lainnya.
Agus Iwan mengungkapkan salah satunya yang diperkenalkan di Rembang berupa 7 unit drone pertanian (drone Ferto) untuk penyemprotan pestisida, pupuk, dan nutrisi cair, terutama pada fase padi bunting tua. Teknologi ini meningkatkan efisiensi waktu dan meratakan sebaran cairan hingga ke bawah tanaman.
"Pertama lebih cepat. Kedua hama itu kalau ada di bawah tanaman itu, dia ada hentakan untuk menyilakan tanaman karena anginnya sehingga sampai ke bawah," ujarnya.
Berdasarkan data Sensus Pertanian 2023, Badan Pusat Statistik mencatat jumlah petani sebanyak 70 persen berada di usia 45 tahun. Sedangkan petani milenial jumlahnya sekitar 18.346 atau 25 persennya.(Masudi/CBFM)