Pemilihan Ketua KONI Rembang Terancam Mundur
REMBANG - Pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang terancam mundur. Hal itu karena belum ada satu pun bakal calon yang berminat untuk mendaftarkan diri.
Sejak dibuka pendaftaran bakal calon Ketua KONI Rembang pada tanggal 05 – 17 Januari 2026 oleh tim penjaring belum ada satupun yang mendaftar.
Kemudian pendaftaran kembali diperpanjang selama 3 hari, mulai tanggal 18 – 20 Januari 2026. Jika sampai dengan batas waktu tak ada yang mendaftar, kemungkinan pendaftaran bakal calon Ketua kembali diperpanjang.
Plt Ketua KONI Rembang Zainal Arifin mengatakan, pihaknya memutuskan akan kembali memperpanjang pendaftaran bakal Calon Ketua KONI Rembang jika belum ada yang mendaftar.
Secara otomatis jadwal Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa yang rencananya akan digelar pada 29 Januari akan digeser menjadi tanggal 6 Februari 2026.
“Kalau sampai nanti malam (tanggal 20 Januari 2026 red) gak ada yang mendaftar yang otomatis akan kita perpanjang lagi,” katanya saat ditemui Radio CBFM.
Saat disinggung mengenai apakah akan maju menjadi bakal Calon Ketua KONI, pria yang akrab dengan sapaan Gondez itu mengaku tidak ada keinginan untuk mencalonkan diri menjadi Ketua KONI Rembang.
“Kalau saya gak mas, gak maju. Biar yang lain saja yang lebih kuat bukan hanya fisik saja,” pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun nama Ketua Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) disebut sebut sebagai kandidat terkuat dalam bursa pencalonan Ketua KONI Rembang. (Asmui/Msd/CBFM)