Pemerintah salurkan benih padi

REMBANG - Memasuki Musim Tanam (MT) pertama, pemerintah telah salurkan bantuan benih padi ke petani di Kabupaten Rembang. Bantuan yang diberikan sebanyak 214.275 kilo gram atau seluas 8.571 hektar dibagi 2 tahap yaitu 4.640 hektar disalurkan pada september dan 3.931hektar disalurkan pada November ini.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Fajar Riza Dwi Sasongko mengatakan bantuan yang diberikan ini, disalurkan secara bertahap mengingat kondisi petani di Rembang berbeda.
"Kaliori, Sumber, kalau kondisi normal seperti ini, Oktober sudah mulai hujan sedikit-sedikit. Puncaknya di Desember. Kalau El nino, Januari baru hujan. Kalau Sale, Pamotan sudah otomatis ada. Karena ada pengairan," imbuhnya.
Ia menambahkan jika dibanding tahun sebelumnya, jumlah bantuan benih padi tahun ini, mengalami peningkatan. Pasalnya, pada 2023 lalu hanya 2.775 hektar.
Fajar mengungkapkan terjadinya peningkatan bantuan benih padi ini karena adanya perluasan areal tanam untuk menunjang program swasembada pangan dari Presiden Republik Indinesia, Prabowo Subianto.
"Kemarin itu kita sudah mulai dengan pemberian bantuan pompa air dan sumur untuk penyediaan air," ujarnya.
Selain itu, pemerintah menyalurkan bantuan benih jagung. 3.490 hektar atau 52.350 kilogram. Yang menurut rencana akan disalurkan pada pertengahan November nanti.(Masudi/CBFM)