Museum Islam Nusantara punya koleksi manuskrip baru

LASEM - Museum Islam Nusantara yang berada di kompleks Masjid Jami' Lasem, Kabupaten Rembang, kini mempunyai koleksi manuskrip (turats) baru. Kitab kuno itu hibah dari Masjid Jami' Lasem.
Pengelola Museum, Abdullah Hamid mengatakan kitab kuno itu berupa mushaf Al Quran berupa tafsir Jalalain yang ditulis oleh Syeikh Musthofa Al Lasimy (Imam Masjid Jami' Lasem), pada tahun 1294 Hijriyah.
"Peninggalan ini menarik karena orginal. Kalau selama ini Al Quran dibuat melalui cetakan-cetakan. Kalau ini, tulisan tangan yang ditulis oleh masyayaikh ulama kuno," imbuhnya.
Ia menambahkan secara nasab keilmuan, ulama yang menerima ijazah langsung dari penulis kitab adalah KH. Mahrus Aly Lirboyo (Mertua KH. Ma'shoem Lasem).
Hamid menerangkan kitab ini diberikan menjadi koleksi perpustakaan Masjid Jami' Lasem, pada 2012 lalu. Kitab diserahkan oleh cucu penulis untuk dirawat dan dilestarikan.
Sejak diserahkan ke Masjid Jami' Lasem, manuskrip itu menjadi bahan kajian dan penelitian skripsi bagi kalangan akademisi perguruan tinggi di nusantara.
"Dari IIQ (Institut Ilmu Al Quran) Jakarta untuk penelitian S2, STAI Al Anwar, UIN Kudus, UIN Walisongo dan banyak lagi lainnya," bebernya.
Bukan itu saja, mengingat kitab aslinya sudah rapuh menurut Hamid kitab ini pada 17 hingga 19 Mei 2023, didigitalisasi oleh Universitas Diponegoro Semarang. Sehingga salinanannya bisa didapatkan secara digital di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.
Selain manuskrip kitab tafsir Jalalain di Museum Islam Nusantara juga mempunyai koleksi manuskrip Kitab Fathul Mu'in dan Kitab Shalawat Burdah.(Masudi/CBFM)