Kunjungan KJB di libur lebaran meningkat
REMBANG - Jumlah kunjungan libur lebaran 2026, di Karang Jahe Beach (KJB) terjadi peningkatan. Pasalnya, pada hari libur biasa hanya 5 ribu kunjungan namun jumlah kunjungan di hari pertama setelah libur lebaran ini ada 7 ribu pengunjung, hari ke-2 dan ke-3 ada 9 ribu pengunjung.
Pengelola KJB, Taufiqur Rohmah mengatakan pengunjung diperkirakan akan mengalami lonjakan pada Sabtu (28/3/2026) mendatang.
"Setelah ada Syawalan di Rembang biasanya pada langsung datang ke sini. Kalau Minggu prediksi saya sudah mulai menurun karena Senin, anak-anak sudah mulai masuk sekolah," imbuhnya.
Ia menambahkan di momen libur lebaran ini terjadi kenaikan harga tiket parkir dibanding libur hari biasa seperti tiket sepeda motor dari Rp 5.000 menjadi Rp 8.000, tiket mobil dari Rp 25.000 menjadi 45.000, tiket travel dari Rp 35.000 menjadi Rp 50.000, bus sedang dari Rp 60.000 menjadi Rp 100.000 dan bus besar dari Rp 130.000 menjadi Rp 200.000.
"Kenaikan tiket ini sudah hasil keputusan Musyawarah Desa dan diundangkan melalui Peraturan Desa" ujarnya.
Perempuan yang biasa disapa Hikmah ini mengungkapkan dinaikkannya harga tiket mengingat biaya operasional ketika libur natal dan tahun baru serta libur lebaran ini biaya operasionalnya meningkat. Pasalnya, di hari biasa hanya membutuhkan 35 tim namun pada saat liburan seperti ini, membutuhkan 70 orang.
Hal itu belum termasuk tenaga kebersihan dan tenaga keamanan baik Palang Merah Indonesia, pengamanan jalan raya, pengamanan laut dan pengamanan obyek vital.
Destinasi wisata KJB menurut Hikmah dilengkapi 160an warung dan 20 pedagang asongan. Mereka yang mengais rezeki di destinasi wisata ini telah diseragamkan harganya. Sehingga jika ada keluhan soal harga dan kondisi di KJB bisa disampaikan di nomor aduan yang telah dipajang.
"Setiap tiga bulan kami ada rapat paguyuban. Bahkan sebelum lebaran, kami sudah rapat untuk menyeragamkan harga. Di setiap warung wajib ada daftar menu yang sudah disepakati dan nota yang mencantumkan nama warungnya," bebernya.
Ketua Unit KJB Badan Usaha Milik Desa Abimantrana Desa Punjulharjo mengaku jika ada kenaikan harga pada menu tertentu seperti Kelapa Muda (Degan), hal itu disebabkan oleh naiknya harga kulakan di tingkat pengepul selama hari raya.(Masudi/CBFM)