KPPI wadah perempuan melek politik

KPPI wadah perempuan melek politik

LASEM - Berawal dari segi kuantitas, sangat minim keterwakilan di jajaran legislatif, maka tokoh-tokoh politik mengajak perempuan di Indonesia supaya melek politik dan menghapus diskriminasi politik melalui Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI). Hal itu disampaikan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, saat workshop KPPI Kabupaten Rembang, di Rumah Merah Lasem, Kamis (21/11).

Bupati mengatakan KPPI didirikan pada tahun 2000 oleh sejumlah tokoh -tokoh perempuan yang sebagian besar politisi dari berbagai partai politik yang berbeda.

"Dari sisi legalitas jelas ada undang-undangnya, ada aturan-aturan di bawahnya. Peraturan Gubernur. Sehingga KPPI ini, syah dikembangbiakkan di tengah-tengah masyarakat," imbuhnya.

Ia menerangkan dengan bergabung menjadi anggota KPPI, para anggotanya sepakat untuk menanggalkan identitas kepartaian mereka dan bekerja bersama-sama untuk menggiatkan keterlibatan perempuan dalam dunia politik dan meningkatkan partisipasi dalam pembuatan kebijakan-kebijakan melalui badan legislatif di parlemen.

Hafidz menjelaskan KPPI berfokus pada pemberdayaan politik perempuan yang dilakukan melalui 2 strategi yakni advokasi dan capacity building.

Fokus advokasi mereka adalah mendorong 30% keterwakilan perempuan di lembaga politik dan partai politik.

Sementara capacity building dilakukan untuk meningkatkan kapasitas politik dan legislasi anggota-anggotanya.

Kepala bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DinsosPPKB) Rembang, Ramiyati mengungkapkan digelarnya workshop sebagai upaya penguatan kapasitas perempuan secara merata.

"Mendorong terpenuhinya 30% keterwakilan perempuan dalam parlemen," tambahnya.

Dalam kegiatan ini, menghadirkan narasumber Ketua KPPI Kabupaten Rembang - Sahningsih, Ketua tim penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Rembang - Hasiroh Hafidz, Kepala DinsosPPKB Kabupaten Rembang - Prapto Raharjo, politisi asal Rembang - Jihad Asia Pustakawan dan duo seniman - Nanda Leon.(Masudi/CBFM)

Buffering ...