KBM di Rembang dipastikan tetap luring

KBM di Rembang dipastikan tetap luring

REMBANG - Kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah di Kabupaten Rembang dipastikan tetap berlangsung secara tatap muka (luar jaringan / luring). Pasalnya, para siswa tetap mengikuti pembelajaran di kelas, sementara guru menjalankan tugas mengajar seperti biasa tanpa skema kerja dari rumah.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, mengatakan pihaknya, sampai saat ini, belum menerima surat edaran resmi dari kementerian terkait kemungkinan perubahan sistem pembelajaran.

“Untuk saat ini kami belum menerima edaran resmi dari kementerian. Namun berdasarkan informasi lisan dari hasil rapat koordinasi di tingkat pusat, pembelajaran tetap dilakukan secara luring seperti biasa,” imbuhnya.

Ia menambahkan Dindikpora Rembang masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat sebagai acuan kebijakan di daerah.

Sholchan menjelaskan pemerintah pusat menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Namun kebijakan WFH tidak berlaku bagi tenaga pendidik. Penerapan WFH hanya diberlakukan secara terbatas bagi tenaga non-guru, yakni satu hari dalam sepekan.

“Guru tetap seperti biasa, tidak ada WFH. Siswa juga tetap masuk sekolah seperti biasa,” tegasnya.

Sembari menunggu kejelasan tersebut, menurut Sholchan pihaknya memastikan proses pembelajaran tetap berjalan optimal dengan mengacu pada kalender pendidikan yang telah ditetapkan agar pembelajaran tetap berjalan sesuai rencana.(Masudi/CBFM)

Buffering ...