Juleha ikut pelatihan daging halal

REMBANG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rembang, Senin (18/11), menggelar pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha). Kegiatan yang dilaksanakan di gedung sekretariat BAZNas setempat itu, diikuti sebanyak 45 orang penjual daging dari Rumah Potong Hewan (RPH) / Rumah Potong Unggas (RPU).
Ketua Baznas Kabupaten Rembang, Mohammad Ali Anshory mengatakan dilaksanakannya program Juleha ini berawal dari keresahannya atas kehalalan daging ayam potong / daging hewan potong yang dijual di pasar-pasar tradisional.
"Waktu ke pasar, saya tanya ke penjual daging, penjual ayam potong. Di sana masih belum ketemu yang bersangkutan pernah mengikuti pelatihan penyembelihan halal," imbuhnya.
Ia menambahkan dalam upayanya untuk mendapatkan daging halal di pasaran, dalam kegiatan itu pihaknya menghadirkan pelatih dari Walisongo Halal Centre (WHC) Universitas Islam Negeri Wali Songo Semarang. Sehingga peserta yang dilatih mendapatkan kompetensi penyembelihan yang benar sesuai syariat Islam dan peserta nantinya mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan oleh WHC.
Anshory berharap melalui pelatihan Juleha itu nantinya dari hulunya halal, produk turunannya dari RPH / RPU juga halal. Sehingga produk turunan penyembelihan itu jika masuk ke hotel, rumah makan atau ke Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), maka akan halal semua.
"Ini dalam rangka memberikan fasilitas kepada umat Islam di Kabupaten Rembang. Ini lho produk halal atas kerja sama Baznas Rembang" ujarnya.
Ke depan apabila pengumpulan zakat memenuhi target menurut Anshory pihaknya akan menfasilitasi juru sembelih hewan di Kabupaten Rembang. Pasalnya, Baznas Rembang pada tahun 2024 ini belum bisa memenuhi target oleh Baznas Republik Indonesia (RI). Karena ditarget bisq mengumpulkan zakat masyarakat sebanyak Rp 11,3 Milyar, di bulan November ini baru mencapai Rp 4 Milyar. Kemungkinan di akhir tahun mencapai Rp 5 Milyar.(Masudi/CBFM)