Jadwal Operasi SPKU Menunggu Kabupaten Lain

REMBANG - Rencana operasional Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di Kabupaten Rembang masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. SPKU ini berfungsi untuk memantau kualitas udara yang ada di kota garam secara real time.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rembang, Taufik Darmawan, menjelaskan pemasangan instalasi dan jaringan listrik sudah dilakukan.
Bahkan, ujicoba dan serah terima alat sudah dilakukan dari Kementerian terkait kepada DLH. Namun untuk proses operasi stasiun ini masih menunggu SPKU di kabupaten lain di Jawa Tengah yang masih proses pembangunan.
"Karena masih menunggu unit dari Kabupaten lain yang sedang tahap pembangunan. Karena sistem kerjanya saling berhubungan antar stasiun. Kalau jaringan listrik sudah kita pasang semua," bebernya.
Keberadaan SPKU di Rembang merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Alat tersebut ditempatkan di lokasi kantor Dintanpan, tetapi servernya akan ditempatkan di kantor DLH Rembang, dan terkoneksi langsung dengan servernya kementerian.
Keberadaan titik ini akan mewakili pemantauan di 14 kecamatan.
Untuk mengoperasikan alat tersebut, DLH menunjuk seorang petugas untuk mengikuti pelatihan pengoperasian alat tersebut. Pelatihan dilakukan oleh tim dari kementerian terkait.(Asmui/Msd/CBFM)