Gus Hanies: Kita Bisa Upayakan Tanam Pohon Mangrove di Pulau Gede, agar Tidak Hilang
KALIORI - Pemerintah Kabupaten Rembang memiliki rencana untuk melestarikan keberadaan Pulau Gede yang kondisinya dari tahun ke tahun semakin menyusut akibat abrasi.
Pelestarian dilakukan dengan cara menanam pohon mangrove di kawasan pulau yang berada di wilayah Kecamatan Kaliori itu.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Rembang, M Hanies Cholil Barro saat Musrenbangcam di pendapa Kecamatan Kaliori pada Selasa pagi (03 Februari 2026).
Kata Gus Hanies Pulau Gede merupakan tinggal satu satunya pulau yang dimiliki oleh Kabupaten Rembang setelah Pulau marongan hilang tergerus oleh abrasi.
Menurut Gus Hanies, kondisi Pulau Gede dari tahun ke tahun luasnya semakin menyusut. Untuk itu salah satu cara untuk mencegah agar pulau tersebut tidak hilang ialah dengan menanam pohon mangrove di pulau tersebut untuk mencegah abrasi.
“Saya sempat ikut Rembang Nandur di Desa Kuangsan kemarin. Secara masif menanam mangrove di wilayah Pulau Gede bisa menjadi salah satu opsi agar pulau tersebut tidak hilang. Kita bisa komunikasikan dengan kawan-kawan Rembang nandur. Kita ajak bersama-sama ke sana sambil wisata,” jelasnya.
Ia mencontohkan, salah satu pulau yang sudah hilang ialah Pulau Marongan, yang dulu menjadi tujuan wisata dan sangat terkenal saat lebaran.
“Dulu di Rembang ada yang namanya Pulau Marongan, sekarang sudah hilang,” kata Gus Hanies.
Berdasarkan data dari berbagai sumber yang berhasil dihimpun Radio CBFM Rembang, luasan Pulau Gede mengalami penyusutan drastis dari sekitar 9-10 hektare pada tahun 2010-an. Luas yang tersisa kurang dari 1-2 hektare pada tahun 2021-2023 akibat abrasi parah dan pengambilan terumbu karang liar.
Pulau ini terancam tenggelam jika tidak ada penanganan, meskipun masih menjadi destinasi wisata snorkeling dan camping. (Asmui/Msd/CBFM)