Dampak Tanah Longsor di Dukuh Gobok Semakin Meluas
KALIORI - Musibah tanah amblas di Dukuh Gobog, Desa Gunungsari, Kecamatan Kaliori, kembali membuat warga yang terdampak dilanda cemas. Karena, beberapa hari terakhir, tanah yang beda di wilayah RT 02 RW 01 kembali menunjukkan tanda-tanda pergerakan.
Berdasarkan pantauan pada Kamis pagi (26 Februari 2026), kedalaman serta jarak longsoran sudah mencapai 3 meter.
Tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten Rembang akhir-akhir ini membuat tekstur tanah sekitar lokasi longsor semakin labil.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, M. Lutfi Hakim mengatakan kerugian akibat tanah longsor di Dukuh Gobog, Desa Gunungsari ditaksir mencapai Rp 192 juta. dengan kerusakan empat rumah dan satu kandang ayam.
Meski demikian, lima bangunan rumah ini masih bisa ditempati oleh pemiliknya dengan kondisi seadanya.
“Kerusakan bervariasi mulai rusak berat sedang sampai ringan. Kalau untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 192 juta,” katanya.
Khorik salah satu warga yang rumahnya terdampak mengatakan kejadian longsor terjadi secara bertahap sejak tanggal 18 Januari 2026. Tanah bergerak sedikit demi sedikit setiap lima menit.
Namun pergerakan itu semakin terasa ketika curah hujan tinggi. Namun intensitas pergerakan tanah sudah mulai berkurang sejak belakangan ini.
“Kalau rumah saya yang belakang habis mas. Pergerakan sedikit demi sedikit setiap hari sejak tanggal 18 Januari lalu. Sudah sebulan lebih,” pungkasnya. (Asmui/Msd/CBFM)