Cegah PMK, Dintanpan Perketat Pasar Hewan

Cegah PMK, Dintanpan Perketat Pasar Hewan

REMBANG - Untuk mencegah meluasnya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak, Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang memperketat pengawasan lalu lintas ternak di pasar hewan Pamotan, dan Kragan.

Langkah tersebut dilakukan dengan cara pemeriksaan kesehatan ternak sebelum masuk ke pasar, serta penyemprotan disinfektan pada kendaraan pengangkut dan ternaknya.

Kepala Dintanpan Rembang, Agus Iwan Haswanto menjelaskan sapi yang ditemukan kurang sehat akan diminta pulang ke daerah masing-masing.

“Kami ingin ternak sapi masuk pasar ini kondisinya sehat-sehat semua. Kalau yang sakit dirawat dulu,” terangnya kepada wartawan.

Ia menambahkan sapi-sapi yang terindikasi sakit karena PMK langsung dipantau dan diberikan obat untuk penyembuhan.

"Meski sapi-sapi yang sakit sudah sembuh tetapi ini menjadi peringatan buat kita untuk melakukan pencegahan," kata Agus Iwan.

Upaya lain yang dilakukan pemerintah daerah untuk menangani PMK ialah dengan cara memberikan vaksin kepada sapi atau kambing untuk meningkatkan kekebalan tubuh ternak dari serangan penyakit.

Pemerintah Kabupaten Rembang mendapatkan jatah ribuan dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat. Rencana Vaksinasi akan dilakukan serentak pada Februari 2025, secara bertahap.

Ada sekitar 6.000 dosis vaksin akan diterima pada bulan Januari ini. Rinciannya, 5.000 dosis untuk sapi dan 1.000 dosis untuk vaksin kambing.(Asmui/Msd/CBFM)

Buffering ...