Bupati pilih Puskesmas Kragan II sebagai RSUD Rembang timur

Bupati pilih Puskesmas Kragan II sebagai RSUD Rembang timur

KRAGAN - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kragan II dijadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D. Hal itu sesuai visi dan misi kepala daerah yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Bupati Rembang, Harno, mengatakan penetapan lokasi pembangunan rumah sakit di wilayah Rembang timur dengan memilih Puskesmas Kragan II untuk ditingkatkan statusnya menjadi rumah sakit. Keputusan tersebut diambil setelah melalui kajian dua opsi lokasi dan ditindaklanjuti dengan peninjauan langsung pada Rabu (6/5).

“Ini melanjutkan pertemuan sebelumnya di rumah dinas. Kita sudah membahas tuntas semua opsi, termasuk setelah saya ke Jakarta bertemu berbagai pihak untuk membahas perencanaan rumah sakit tipe D di wilayah timur,” imbuhnya.

Ia menambahkan penetapan ini sekaligus mengakhiri dua alternatif sebelumnya, yakni pembangunan di lahan kosong di Kecamatan Kragan atau peningkatan Puskesmas Kragan II.

Bupati mengungkapkan, salah satu syarat utama rumah sakit tipe D adalah ketersediaan lahan minimal 2.000 hingga 4.500 meter persegi. Pasalnya, Puskesmas Kragan II telah memenuhi ketentuan tersebut sehingga dinilai layak untuk ditingkatkan.

“Yang penting syarat wajib untuk ditingkatkan sudah terpenuhi. Maka mulai hari ini sudah saya perbolehkan untuk menyusun administrasi agar bisa dinaikkan statusnya,” ujarnya.

Harno mengaku pihaknya menargetkan seluruh persyaratan administrasi dapat diselesaikan pada tahun ini. Selain itu, pemerintah daerah juga akan menyiapkan puskesmas pengganti untuk memastikan layanan kesehatan dasar tetap berjalan bagi masyarakat. Mulai hari ini pihaknya mempersiapkan administrasi. Semua akan disesuaikan, termasuk kebutuhan pembangunan dan anggaran.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofi’i menyampaikan bangunan Puskesmas Kragan II sejak awal memang telah dirancang untuk pengembangan menjadi rumah sakit. Pembangunannya dilakukan secara bertahap sejak 2007 hingga sekitar 2011 dengan berbagai sumber anggaran.

“Ini adalah upaya menghadirkan layanan kesehatan baru. Hari ini kita menjajaki persiapan penetapan rumah sakit Rembang timur, sekaligus menghidupkan kembali rencana lama menjadikan Puskesmas Kragan II sebagai rumah sakit,” jelasnya.

Ali memproyeksikan, tahap awal penganggaran akan dimulai pada perubahan anggaran 2026, dilanjutkan proses rehabilitasi dan penyesuaian standar pada akhir 2026 hingga 2027. Dengan demikian, rumah sakit ditargetkan sudah bisa beroperasi pada awal 2028.(Masudi/CBFM)

Buffering ...