BLT DBHCHT tidak ada urusan dengan Pilkada

REMBANG - 3.680 buruh tani tembakau di Kabupaten Rembang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Penyaluran BLT secara simbolis berlangsung di Pendapa Museum Kartini, Selasa (10/22).
Kepala Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo menyebutkan masing-masing penerima mendapat BLT sebesar Rp. 1.200.000 yang diserahkan secara bertahap selama 4 bulan mulai Juli hingga Oktober melalui Pos Indonesia.
“Masing-masing penerima mendapat BLT Rp. 300 ribu setiap bulan selama 4 bulan mulai Juli, Agustus, September dan Oktober. Sehingga total yang diterima sebesar Rp. 1.200.000,” ujarnya.
Prapto mengungkapkan total BLT DBHCHT yang digelontorkan untuk buruh tani tembakau berjumlah Rp. 4.416.000.000. Penerima berasal dari 12 Kecamatan, kecuali Kecamatan Kragan dan Sluke.
Bupati Rembag Abdul Hafidz dalam penyerahan BLT DBHCHT ini menegaskan bahwa bantuan ini tidak ada sangkut pautnya dengan politik di Rembang. Sehingga masyarakat diminta untuk tidak mempercayai perkataan oknum yang mengklaim bahwa bantuan tersebut berasal dari usulan salah satu pasangan calon dalam kontes Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
“Saya minta disampaikan bahwa ini tidak ada urusan dengan Pilkada. Jangan sampai ada yang bikin suara ini yang mengusulkan 01, ini yang mengusulkan 02, jangan seperti itu. Sampean ada Pilkada ya dapat, tidak ada Pilkada juga dapat. Jadi maksud saya jenengan biar tidak tergantung dengan kepentingan politik,” tegasnya.
Orang nomor satu di Rembang ini juga berpesan agar BLT ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga. Utamanya digunakan untuk membeli makanan yang bergizi dan menyehatkan.(Rendy/Msd/CBFM)