Bacaan Al Fatihah, awali masuk hari pertama ngantor

Bacaan Al Fatihah, awali masuk hari pertama ngantor

REMBANG - Bacaan Surat Al Fatihah mengawali Bupati Rembang, Harno, memasuki pintu Kantor Bupati Rembang, yang berada di Jalan P. Diponegoro nomor 90. Pasalnya, Senin (3/3), menjadi hari pertama ngantor setelah dilantiknya pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup), Harno - Mochamad Hanies Cholil Barro' dilantik oleh Presiden Republik Indonesia pada 20 Februari lalu dilanjutkan mengikuti retret di Akademi Militer Magelang.

Bupati Rembang, Harno mengatakan di hari pertama kerja di kantor digunakan untuk berkomunikasi dengan Wabup, Sekretaris Daerah (Sekda) dan bagian keuangan.

"Kita ingin tahu sisi keuangan kita bagaimana, apakah sudah bisa untuk apa saja? Wabil khusus kita untuk membedah kebutuhan masyarakat yang sudah kita sampaikan saat paripurna kemarin," imbuhnya.

Ia menambahkan setelah bertemu dengan pengelola anggaran, pihaknya menggelar rapat koordinasi lengkap dengan Wabup, Sekda, asisten, staff ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat dalam rangka untuk bisa menjalankan visi dan misinya ke depan.

Sebelumnya, dalam rapat paripurna dalam rangka pidato pertama Bupati Rembang masa jabatan 2025 - 2030, di Ruang Paripurna Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Sabtu (1/3), dalam upaya membangun Kabupaten Rembang yang lebih baik dan sejahtera, pihaknya mengusung visi “Mewujudkan Rembang yang Lebih Baik, Mewujudkan Rembang Sejahtera.”

"Visi ini dituangkan dalam tiga misi utama, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat, perbaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, serta pembangunan infrastruktur yang berkualitas," bebernya.

Untuk mewujudkan visi dan misinya menurut Harno dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, terdapat 4 program prioritas yang akan segera dijalankan yaitu percepatan perencanaan anggaran perubahan APBD 2025. Pemkab Rembang akan menyusun dan menyesuaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara cepat dan efisien sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Di samping itu perbaikan infrastruktur jalan sebelum Idul fitri. Perbaikan jalan akan menjadi prioritas, terutama tambal sulam lubang di berbagai titik, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan saat mudik Lebaran.

Selanjutnya, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Pemerintah Kabupaten Rembang akan menyesuaikan RTRW agar lebih relevan dengan kebutuhan terkini dan menarik lebih banyak investor dengan memberikan kemudahan dalam proses perizinan.

“Karena dari perubahan RTRW ini, kita akan bisa menarik para investor yang akan masuk ke Rembang dengan memberi kemudahan-kemudahan dalam rangka perizinan,” tuturnya.

Selain itu peningkatan pelayanan publik, termasuk administrasi kependudukan. Pemkab Rembang akan meningkatkan pelayanan Adminduk hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Selain itu, mesin cetak KTP akan ditambah di kecamatan yang belum memilikinya. Pasalnya, masih ada 5 kecamatan yang belum memiliki alatnya.(Masudi/CBFM)

Buffering ...