2 Calhaj gagal berangkat
REMBANG - 2 Calon Haji (Calhaj) asal Kabupaten Rembang, gagal berangkat ke tanah suci. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Rembang, Ali Muchyidin kepada CBFM, di ruang kerjanya, Senin (11/5/2026).
Kepala Kemenhaj Rembang mengatakan gagalnya 1 warga Kecamatan Sale untuk menunaikan rukun Islam ke-5 itu karena sedang sakit dan 1 orang warga Kabongan Kidul, Kecamatan Rembang gagal berangkat karena sedang hamil 8 minggu.
“Ini yang gagal berangkat sudah sampai rumah semuanya,” imbuhnya.
Ia menambahkan ke-2 Calhaj yang gagal berangkat tahun ini, bisa berangkat pada musim haji tahun depan.
Selain itu, saat ini masih ada 3 Calhaj yang tertunda keberangkatannya karena sedang sakit sehingga dirujuk di rumah sakit di Solo.
“Yang 2 orang nantinya akan berangkat di Kloter (Kelompok Terbang,red) 60 dan Kloter 75. Yang 1 lagi sedang dirawat di rumah sakit di Solo. Nantinya berangkat sepasang-sepasang sama pendampingnya,” ujarnya.
Ali Muchyidin mengungkapkan keberangkatan kloter 60 dijadwalkan berangkat pada 13 Mei dan Kloter 75 dimungkinkan terbang pada 17 Mei 2026.
Ketika ditanya tentang kondisi Calon Jamaah Haji 2026 dari Rembang, Ali Muchyidin menjawab dalam keadaan sehat semua. Sehingga pihaknya memohon doa agar keadaan CJH ini sehat sampai kepulangan ke tanah air. Sedangkan bagi yang saat ini masih sakit bisa cepat pulih sehingga bisa terbang di Kloter berikutnya.(Masudi/CBFM)