Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang tidak aktif supaya diaktifkan oleh warga kurang mampu. Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Pohlandak, Mundasir, dalam kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan di Pendapa Kecamatan Pancur, baru-baru ini.

Mundasir mengatakan ada keinginan yang sama bagi warga yang benar-benar kurang mampu, agar ketika berobat ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) atau rumah sakit bisa dilayani lewat BPJS.

“Mungkin bukan dialami warga kami saja. Mungkin di desa lain juga ada. Mempunyai kartu BPJS Pra bayar, tetapi digunakan untuk pengobatan atau pemeriksaan kesehatan tidak bisa dipergunakan,” Tuturnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Pancur, Samsul Anwar menyampaikan Di Kecamatan Pancur, penghapusan BPJS sebanyak 3.700 kartu. Sehingga bagi warga yang benar-benar tidak mampu, bisa mengusulkan BPJS lewat desa. Desa ke kecamatan, lalu ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (DinsosPPKB) baru Ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang.

“Contoh kayak saya Samsul. Dulu pernah punya BPJS tidak mampu, nanti saya membawa surat keterangan tidak mampu dari desa dan kecamatan dan fotokopian BPJS lama dibawa ke DinsosPPKB dan DKK,” Imbuhnya.

Samsul Anwar menjelaskan untuk proses pengaktifan kembali butuh waktu 3 bulan dari pendaftaran.(Dari Pancur Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…