Warga lebih takut rob musim baratan karena ini

Warga lebih takut rob musim baratan karena ini

REMBANG - Masyarakat pesisir di Kabupaten Rembang lebih takut angin musim baratan dibanding angin musim timuran. Hal itu kayaknya cukup beralasan.

Kasmuri, salah satu warga Desa Gegunung Kulon, Kecamatan Rembang, mengatakan warga lebih takut angin musim baratan karena kejadiannya pada malam hari. Sehingga kehadirannya tidak bisa diawasi kedatangannya.

“Kalau musim timuran datangnya ombak pada siang ya nggak siaga. Kalau musim baratan, tidak ada orang laki-laki yang tidur di rumah. Karena siaga menjaga perahunya,” imbuhnya.

Kasmuri mengungkapkan angin baratan membawa dampak yang begitu besar. Karena bisa memecah kapal.

Terpisah, Ngasmin, warga Desa Pantiharjo, Kecamatan Kaliori mengaku angin musim baratan lebih lama dibanding musim timuran

“Musim timuran satu mingguan cepat surut. Ombak tidak besar. Kalau angin musim baratan ombaknya sampai 1 bulan,” ujarnya.

Ngasmin menjelaskan angin kencang di musim baratan biasanya dibarengi hujan lebat.(Masudi/CBFM)

Buffering ...