Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang telah membuka pendaftaran peserta tong tong klek sejak tanggal 11 – 18 April mendatang. Namun ada syarat wajib yang harus dipenuhi peserta agar bisa tampil di acara tahunan itu.

Kepala Dinbudpar Kabupaten Rembang, Muttaqin menjelaskan, setiap grup tong tong klek yang ingin ngengikuti festival maksimal diisi 20 personil. Setiap personil wajib mengantongi sertifikat vaksin minimal dosis ke 2.

Syarat tersebut juga berlaku bagi masyarakat yang ingin datang ke Tempat Rekreasi Pantai (TRP) Kartini untuk menonton secara langsung. Hal itu diberlakukan agar dalam pelaksanaannya, protokol kesehatan (Prokes) dapat diterapkan sesuai regulai PPKM level 2.

“Yang pertama syaratnya harus sudah vaksin ke dua, minimal. Baik itu peserta maupun untuk penonton yang hadir,” ujarnya.

Untuk mengawasi pelaksanaannya, Dinbudpar Kabupaten Rembang akan menyediakan fasilitas papan barcode pedulilindungi. Sehingga baik peserta maupun penonton yang hendak masuk ke TRP Kartini wajib scan barcode melalui aplikasi pedulilindungi terlebih dahulu.

“Jadi semua penonton maupun peserta yang mau masuk ke taman kartini harus scan lewat aplikasi pedulilindungi,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat yang ingin datang langsung kelokasi, tidak perlu risau terkait adanya tiket masuk TRP Kartini. Karena khusus pada pagelaran festival tong tong klek kali ini tidak ada biaya tiket masuk alias gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Solois Rembang, Bare Lepas Single Kedua “Out of You”

Penyanyi solo (solois) asal Rembang, Bare melepas single kedua “Out of You”,…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…