Sudah satu bulan lebih pasar hewan di Kabupaten Rembang berhenti beroperasi menyusul diterbitkannya surat edaran tentang penutupan pasar hewan akibat mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK). Hal itu praktis membuat pendapatan retribusi yang di seterokan ke Pemkab hilang.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindakop UKM), Mahfudz menyampaikan, pasar hewan di Kecamatan Pamotan dan Kecamatan Kragan beroprasi satu Minggu sekali. Dalam sekali pasaran, retribusi yang dihasilkan dari 2 pasar hewan sejumlah Rp. 5-10 juta.

Sehingga ditutupnya pasar hewan berimbas pada hilangnya pendapatan retribusi senilai puluhan juta rupiah. Karena jika dikalkulasi total pendapatan yang hilang mencapai Rp. 25-50 juta terhitung sejak ditutupnya pasar hewan akhir bulan Mei – awal Juli.

Kendati demikian pihaknya memaklumi hal tersebut karena keselamatan hewan ternak di masa mewabahnya PMK jauh lebih utama.

“Sekitar 1 minggu pasaran berpotensi kehilangan sekitar Rp. 5-10 juta tidak masuk pendapatan. Ya kita memaklumi karena kita mengutamakan keselamatan untuk hewan ternak di Rembang,” kata dia.

Hingga saat ini pihaknya masih belum bisa memastikan kapan dibukanya kembali pasar hewan di Kabupaten Rembang. Pasalnya penyebaran kasus PMK di kota garam ini masih tergolong tinggi.

“Semuanya bisa diterima karena ini adalah upaya dari pemerintah agar penyebarannya tidak semakin meluas. Kalau dari pasar atau konsumen harapannya dibuka, tapi dari masyarakat juga banyak yang meminta agar untuk sementara tidak difasilitasi karena potensi penyebarannya sangat tinggi,” bebernya.

Berdasarkan data dari laman resmi Pemkab Rembang, total kasus PMK di kota garam ini per 8 Juli sebanyak 5.141 ekor.

Dengan capaian kesembuhan sapi yang terjangkit PMK sebanyak 2.668 ekor, dijual atau dijagal 45 ekor dan yang mati 16 ekor. (Dari Rembang Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…