Pembongkaran lapak pedagang di pinggir saluran sebelah utara Pasar Rembang terkendala perlawanan hukum dari seorang pedagang. Padahal sesuai kesepakatan pada pertengahan Maret lalu, batas toleransi untuk membongkar sendiri lapak dagangan mereka jatuh tempo pada 4 Mei kemarin.

Kepala Bidang Pasar Dan Pedagang Kaki Lima (PKL) Dinas Perdagangan Koperasi Dan Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop dan UKM) Kabupaten Rembang, Heri “Marco” Martono menjelaskan dari sekira 5 lapak pedagang, ada 1 yang melakukan perlawanan hukum dengan alasan mengantongi izin.

Namun setelah ditelusuri, ternyata izin itu hanya berupa surat keterangan berusaha yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa Sawahan, untuk keperluan mengambil hutang dan pasang listrik.

============= Insert HERI 1 ===

“Jadi pedagang ini melakukan perlawanan hukum dengan menggandeng lawyer, karena bersikukuh punya izin. Kita sudah cek izin seperti apa, ternyata izin berusaha dari Pemdes Sawahan, fungsinya untuk ambil hutang dan pasang listrik,“ bebernya.

Akibatnya, lapak pedagang yang melakukan perlawanan hukum belum bisa dibongkar, hingga benar-benar masalahnya selesai.

Untuk itu, pihaknya telah mengagendakan rapat koordinasi untuk menindaklanjuti agar permasalahan tersebut segera terselesaikan. Termasuk akan memberikan tanggapan tertulis atas keberatan dari pedagang tersebut.

============== Insert HERI 2 ===

“Sudah ada 1 yang bongkar lapak sendiri. Tapi untuk lapak pedagang yang tidak melakukan perlawanan hukum, bisa langsung kita bongkar. Tetap kita tertibkan. Kalau yang perlawanan hukum, semisal masuk ke pengadilan, ya kita siap, nunggu semua selesai dulu,“ ujarnya.

Heri mengungkapkan, sebenarnya pedagang yang melakukan perlawanan hukum itu sudah mendapatkan solusi dengan disediakan 2 lapak baru di samping pagar pasar induk. Bukanya digunakan untuk pindah tempat, justru kedua lapak tersebut dilimpahkan kepada anaknya.(Dari Rembang Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…