Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinnaker) Kabupaten Rembang sudah mengusulkan kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) Rembang naik pada tahun 2023. Untuk UMK Kabupaten Rembang tahun 2022 ini kisaran Rp. 1,8 Juta.

Usulan tersebut sudah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu.

Kepala Bidang Hubungan Industri dan Tenaga Kerja Dinperinnaker Kabupaten Rembang, Teguh Maryadi membenarkan hal tersebut.

Menurut Teguh jika sesuai dengan Permenaker No.18 Tahun 2022 maka UMK Rembang bisa tembus diatas Rp. 2 juta. Hal tersebut sesuai dengan penghitungan Provinsi Jawa Tengah melalui Dewan Pengupahan.

“Kita akan tetap usulkan satu angka sesuai Permenaker, secara peritungan kemungkinan di atas Rp. 2 Juta,” jelasnya.

Untuk memastikan usulan pengupahan bagi buruh, Dinperinnaker Kabupaten Rembang akan menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak. Termasuk asosiasi pengusaha di wilayah setempat.

Pertemuan dengan para pengusaha tersebut akan berlangsung pada hari Selasa 29 November 2022 besok.

Meskipun terdapat penolakan saat berlangsung pertemuan dengan asosiasi pengusaha mengenai rencana usulan kenaikan upah, kata Teguh pihaknya akan tetap mengusulkan kenaikan upah bagi para pekerja atau kaum buruh di Rembang. (Asmui/Msd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Tahun 2023 Ini Program Transmigrasi Masih Terbuka

Program pemerataan penduduk transmigrasi masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi…

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…