Pada umumnya bakso dengan ukuran besar didalamnya diisi dengan telur, keju, daging cincang ataupun sambal. Namun di Desa Sendangagung (Njeruk) Kecamatan Kaliori ada kuliner bakso dengan isian uang tunai.

Pemilik warung makan bakso, Andi Hermawan menyampaikan bakso dengan isian uang tunai tersebut dinamai dengan nama menu bakso jekpot. Alasan dinamakan bakso jekpot karena untuk mendapatkan isian uang tunai melibatkan faktor keberuntungan.

Menariknya, kata dia, di dalam bakso tersebut terdapat isian uang mulai dari Rp. 5 ribu hingga Rp. 50 ribu. Sehingga, jika beruntung selain bisa menikmati bakso dengan harga Rp. 12 ribu per porsi, pembeli juga bisa membawa pulang uang tunai yang didapat.

Andi mengatakan, ide membuat bakso jekpot itu berawal ketika dirinya melihat vidio di media sosial youtube yang menayangkan penjual bakso kaki lima di Kota Malang menjual bakso dengan isian uang. Merasa tertarik, akhirnya ia menerapkannya pada usaha yang telah digelutinya sejak 2006 itu.

“awalnya saya melihat dari tayangan yutube, ada pedangan bakso kaki lima yang menjual bakso isi uang. Sepertinya kok menarik, akhirnya saya mempraktekkannya,” ujarnya.

Dalam sehari dirinya memproduksi bakso jekpot sebanyak 250 biji. Dari 250 bakso tersebut, 50 bakso diantaranya diisi uang tunai dengan pecahan, Rp. Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, dan Rp 50.000. Selama bakso jekpot dirilis sekitar sebulanan, sudah ada puluhan pembeli yang dapat jekpot.

Meski tergolong dapat mengurangi omset penjualan, adanya bako jekpot tersebut justru digunakannya untuk menghibur para pembeli sekaligus ajang promosi. Dalam sehari dirinya menyiapkan uang kurang lebih Rp. 500 ribu untuk dimasukan dalam bakso.

“Untuk setiap harinya total ada sekitar Rp. 500 ribuan yang saya masukan kedalam bakso. Yang pertama itu untuk promosi dan yang kedua itu diniatkan untuk sodakoh,” ucapnya.

Salah seorang pembeli, Hesti mengaku terkejut ketika mencoba membeli bakso jekpot. Pasalnya didalam bakso yang dia pesan terdapat isian uang tunai Rp. 50 ribu. Baginya bakso jekpot tersebut cukup unik dan baru ada pertama kali di Rembang.

“Saya tahu bakso jekpot dari sosial media, tadi alhamdulillah dapet Rp. 50 ribu. Paling nanti buat jajan lagi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…