Pencurian dengan pemberatan (Curat) uang puluhan juta rupiah dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Kabupaten Rembang pada Jum’at 29 Juli 2022 kemarin. Korban bernama Suwarno (42), warga Desa Dresi Wetan, Kecamatan Kaliori, yang baru saja mengambil uang sebesar Rp. 80 juta di salah satu Bank di Jalan Pemuda Rembang.

Usai mengambil uang di bank, korban mampir ke warung makan yang ada di jalan Wahidin. Ketika korban sedang makan, menurut pihak kepolisian, pelaku memecahkan kaca depan sebelah kiri mobil berjenis mini bus milik korban dan langsung mengambil uang Rp.80 juta yang disimpan di dalam plastik hitam.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Dari informasi yang didapat pelaku melancarkan aksinya sendirian dan memakai motor matic.

Terkait apa yang dialami oleh Suwarno, Kapolres Rembang AKBP. Dandy Aria Yustiawan melalui Kabag Operasional Polres Rembang, Kompol. Moh. Mansur menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati- hati ketika membawa uang dalam jumlah besar. Termasuk usai mengambil uang banyak dari Bank, sangat rawan menjadi sasaran kriminal.

Pihaknya mengatakan masyarakat bisa saja meminta pengawalan dari kepolisian saat mengambil uang di bank. Yang bersangkutan bisa membuat surat permohonan pengawalan yang ditujukan kepada Kapolsek atau Kapolres.

“Jika mau langsung ke kantor Polsek atau Polres juga bisa, kalau prosedurnya pakai surat. Tapi kalau mendadak dan ada nomor telepon Polsek tidak masalah , petugas jaga di Polsek bisa memberikan pengawalan, ” ujarnya.

Menurutnya permintaan dari perorangan untuk pengawalan ketika mengambil uang dengan jumlah banyak masih terbilang jarang di Rembang. Sampai saat ini yang sering masih permintaan dari Bank.

Terkait biaya yang harus dibayarkan oleh yang mengajukan permintaan pengawalan, dikatakan Kompol. M. Mansur tidak ada tarif tertentu alias sukarela.

Ia mengungkapkan terjadinya kejahatan perampokan atau curat terhadap nasabah yang baru saja mengambil uang, ketika pelaku sudah mengincar korban. Selanjutnya dibuntuti setelah keluar dari bank dan mengeksekusi ketika dirasa situasi sekitar memungkinkan.

“Biasanya dibuntuti, korban kalau lengah baru beraksi, kadang ada modus pelaku mencoblos ban motor atau mobil korban agar di area tertentu berhenti. Kalau bisa dicek dulu bannya sebelum meninggalkan bank atau ada yang menunggui di mobil tidak masuk bank semua.” bebernya.

Mansur juga menghimbau usai mengambil uang dengan jumlah banyak dari Bank langsung menuju ke lokasi yang dituju tidak mampir-mampir terlebih dulu. Hal itu untuk meminimalisir kesempatan pelaku kejahatan atau menghindari hal- hal yang tidak diinginkan.(Dari Rembang Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…