Transaksi non tunai di desa siap dilaksanakan

REMBANG – Bupati Rembang, Abdul Hafidz, pastikan pada Bulan Mei 2024 nanti, semua desa di Rembang sudah laksanakan transaksi non tunai. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan launching pelaksanaan siskeudes link dan transaksi non tunai pada pemerintahan desa di Kabupaten Rembang, di Pendapa Kecamatan Rembang, Rabu (27/3).

Bupati mengatakan untuk memperlancar agar pemerintah desa bisa melaksanakan program transaksi non tunai berbasis Cash Managemen System (CMS), seluruh kepala desa dan operator diberikan bimbingan. 

“Sehingga tahun ini, benar-benar menjalankan transaksi non tunai berbasis CMS ini” imbuhnya.

Ia menjelaskan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berbasis CMS dilatarbelakangi instruksi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri.

Hafidz mengakui dengan adanya transaksi non tunai bisa menghilangkan kecurigaan-kecurigaan, meningkatkan integritas dan membangun akuntabilitas.

Pejabat asal Pamotan meminta kepada operator harus menjaga kehati-hatian dalam memasukkan (menginput) data di sistem. Karena data yang masuk diawasi oleh instansi pengawas baik Inspektorat hingga Badan Pemeriksa Keuangan sampai ke KPK.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) Kabupaten Rembang, Slamet Haryanto menuturkan setelah Kecamatan Rembang akan disusul kecamatan lain.

“Ini tidak hanya Kecamatan Rembang yang siap. Kecamatan Lasem, Pamotan, Kragan dan Kecamatan Sarang juga telah siap” bebernya.

Camat Rembang, Abdur Rouf mengharapkan kepada bank mitra agar menjaga server. Agar tidak terkendala server yang tidak mampu. Sehingga mengganggu penarikan dan transaksi di desa.

“Karena server ini digunakan bersama-sama seluruh Kabupaten Rembang” ujarnya.

Abdur Rouf mengharapkan dengan adanya transaksi non tunai dapat melaksanakan program smart city. Karena mempermudah Laporan Pertanggungjawaban dan mengurangi penggunaan kertas.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *